Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tambahan Rp 12 Miliar, RS Panekan Magetan Dikebut Target Operasi 2028

Aprilita Sari • Kamis, 9 April 2026 | 19:02 WIB
Progres pembangunan RS Panekan di Magetan yang kembali dilanjutkan dengan tambahan anggaran Rp 12 miliar tahun ini. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
Progres pembangunan RS Panekan di Magetan yang kembali dilanjutkan dengan tambahan anggaran Rp 12 miliar tahun ini. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Panekan tipe D kembali dikebut.

Tahun ini, Pemkab Magetan mengalokasikan tambahan anggaran sekitar Rp 12 miliar untuk melanjutkan penyelesaian fisik bangunan.

Kepala Dinas Kesehatan Magetan Rohmat Hidayat mengatakan, anggaran tersebut difokuskan untuk merampungkan konstruksi yang belum selesai sejak tahun sebelumnya.

“Untuk RS Panekan tipe D, tahun ini ada tambahan sekitar Rp 12 miliar. Anggaran ini kita gunakan untuk menyelesaikan fisiknya,” ujarnya, Kamis (9/4).

Ia menjelaskan, sebelumnya anggaran direncanakan untuk pengadaan sarana dan prasarana, termasuk alat kesehatan.

Namun, karena total kebutuhan mencapai sekitar Rp 24 miliar dan terdampak efisiensi anggaran, hanya separuh yang dapat direalisasikan.

Akibatnya, pembangunan fisik belum tuntas dan harus dilanjutkan tahun ini.

“Karena efisiensi, hanya tersedia sekitar Rp 12 miliar,” jelasnya.

Rohmat menargetkan RS Panekan dapat mulai beroperasi pada 2028.

Namun, target tersebut masih bergantung pada pemenuhan alat kesehatan serta ketersediaan sumber daya manusia (SDM).

“Kami berharap 2028 bisa beroperasi, dengan catatan kebutuhan alat kesehatan terpenuhi,” tambahnya.

Ketersediaan tenaga medis, khususnya dokter spesialis, menjadi tantangan tersendiri.

Di sisi lain, kebijakan alokasi anggaran daerah juga membatasi ruang rekrutmen ASN.

“Belanja pegawai harus mencapai 30 persen pada 2027. Ini cukup menyulitkan untuk merekrut tenaga kesehatan,” katanya.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya memenuhi kebutuhan SDM secara bertahap.

Saat ini, kapasitas tempat tidur rumah sakit di Magetan masih belum ideal. Dari kebutuhan sekitar 690 tempat tidur, baru tersedia sekitar 400 unit.

“Kondisi ini menjadi dasar penting percepatan pembangunan RS Panekan,” tandasnya. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#RS Panekan #magetan #kesehatan magetan #pembangunan rs #APBD Magetan