Jawa Pos Radar Magetan – Kekosongan jabatan kepala sekolah (kepsek) di Magetan mulai diurai.
Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Magetan membuka seleksi calon kepala sekolah (CKS) lintas jenjang dengan total 134 formasi.
Kepala Dindikpora Magetan Suhardi mengatakan, tahapan seleksi telah diawali dengan sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
“Sudah kami sosialisasikan ke guru, kepala sekolah, pengawas, hingga organisasi profesi,” ujarnya, Kamis (9/4).
Pendaftaran seleksi dibuka mulai 6 hingga 11 April 2026.
Formasi yang tersedia mencakup tiga jenjang pendidikan.
Yakni tiga formasi untuk TK, 118 formasi SD, dan 13 formasi SMP.
“Total kebutuhan 134 orang,” jelasnya.
Namun, dari jumlah tersebut, baru 22 calon yang telah mengantongi sertifikat diklat calon kepala sekolah.
Sisanya wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi yang ditetapkan.
Proses seleksi dibagi menjadi dua tahap. Pertama seleksi administrasi yang dilakukan di tingkat daerah.
Kedua seleksi substantif oleh pemerintah pusat untuk menguji kompetensi calon kepsek secara mendalam.
Suhardi menegaskan, peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan.
Di antaranya memiliki ijazah, sertifikat pendidik, pangkat minimal III/C, serta usia maksimal 56 tahun.
“Setelah itu diusulkan ke kementerian,” katanya.
Pengisian jabatan kepala sekolah ini menjadi kebutuhan mendesak.
Pasalnya, banyak posisi kepsek saat ini masih dijabat pelaksana tugas (Plt) akibat pensiun.
“Kami harap segera terisi definitif,” tandasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto