Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Wabup Magetan Ajak Warga Gotong Royong Cegah Banjir, Singgung Drainase Tersumbat

Aprilita Sari • Senin, 13 April 2026 | 08:45 WIB
Wabup Magetan Suyatni Priasmoro mengajak masyarakat gotong royong cegah banjir saat acara di Poncol. PROKOPIM UNTUK RADAR MAGETAN
Wabup Magetan Suyatni Priasmoro mengajak masyarakat gotong royong cegah banjir saat acara di Poncol. PROKOPIM UNTUK RADAR MAGETAN

MAGETAN – Persoalan banjir menjadi isu utama dalam agenda Manaqib Kubro dan Halalbihalal PCNU-JATMAN Magetan di Pondok Pesantren Darul Ulum Poncol, Sabtu malam (11/4).

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro menyerukan aksi nyata untuk menekan risiko bencana tersebut.

Di hadapan sekitar 5 ribu jamaah, Suyatni mengajak seluruh elemen masyarakat bergerak bersama memutus rantai bencana ekologis yang mulai sering terjadi di wilayah Magetan.

Ia mengungkapkan keprihatinannya atas anomali cuaca yang memicu banjir di sejumlah titik sepanjang awal 2026.

Kondisi tersebut dinilai menjadi peringatan serius bagi semua pihak.

‘’Daripada banyak pidato, saya tunjukkan langsung visual banjir di Magetan agar kita sadar ini masalah bersama,’’ ujarnya sembari memaparkan dokumentasi wilayah terdampak.

Beberapa titik yang disorot meliputi Jalan Raya Ngariboyo, kawasan perkotaan Magetan, Kartoharjo, hingga Desa Campursari.

Berdasarkan evaluasi lapangan, Suyatni menyebut buruknya sistem drainase menjadi penyebab utama banjir.

Saluran air dan gorong-gorong tersumbat sampah, diperparah pembangunan yang tidak dilengkapi drainase memadai.

‘’Kalau drainase tidak dibersihkan rutin, pasti banjir. Ini pelajaran keras bagi kita semua,’’ tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Magetan memberlakukan kebijakan wajib kerja bakti setiap Jumat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN).

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat penanganan di tingkat internal pemerintahan.

Selain itu, penguatan di tingkat masyarakat juga didorong melalui optimalisasi dana RT untuk kegiatan kebersihan lingkungan.

Suyatni juga menekankan peran penting tokoh agama dan santri dalam menggerakkan partisipasi masyarakat.

‘’Kalau semua RT serentak kerja bakti, insya Allah banjir bisa kita atasi. Kuncinya menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi akar kekuatan kita,’’ pungkasnya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
#kerjs bakti asn #gotong royong #Banjir Magetan #drainase magetan #wabup magetan