MAGETAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Magetan, Minggu (12/4) sore, merobohkan bangunan gudang di SDN 2 Bendo.
Bangunan yang ambruk merupakan ruang gudang, bukan ruang kelas.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Kondisi bangunan yang sudah tua diduga mempercepat kerusakan saat diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
“Kejadiannya murni karena faktor alam, hujan deras. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar Kepala SDN 2 Bendo Sariman.
Meski tidak menimbulkan korban, reruntuhan bangunan sempat menimpa satu unit truk milik warga yang terparkir di dekat lokasi.
Truk tersebut milik Iskandar (55), warga Desa Bendo RT 10 RW 06.
Kendaraan mengalami kerusakan sedang pada bagian bodi akibat tertimpa material bangunan.
Sariman mengungkapkan, kondisi gudang memang sudah tidak layak.
Dinding bangunan masih menggunakan material tanah liat dengan usia diperkirakan sekitar 50 tahun.
“Memang sudah waktunya direnovasi, karena usia bangunan sudah tua,” imbuhnya.
Usai kejadian, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Dindikpora, Koramil, Polsek Bendo, serta BPBD Magetan untuk penanganan lebih lanjut.
Pengecekan dilakukan pada Minggu malam, sementara proses pembersihan reruntuhan dijadwalkan berlangsung Senin pagi.
Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo menyebut hujan deras terjadi cukup lama, mulai pukul 16.00 hingga 19.00 WIB. Kondisi tersebut memperparah bangunan yang sudah lapuk.
“Tim TRC-PB dan Pusdalops-PB BPBD Magetan langsung diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 20.30 WIB untuk melakukan asesmen dan pendataan,” jelasnya.
Area sekitar lokasi langsung disterilkan untuk mencegah risiko lanjutan.
Petugas juga memasang tanda peringatan agar warga tidak mendekat.
“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan deras. Untuk kegiatan kerja bakti dilakukan Senin pagi,” pungkasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto