Jawa Pos Radar Madiun – Komisi C DPRD Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mematangkan persiapan pemberangkatan ibadah haji tahun 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Banggar Kantor DPRD Magetan, Selasa (14/4), melibatkan Dinas Kesehatan, Bagian Kesra Setdakab, KBIH, serta IPHI Magetan.
Ketua Komisi C DPRD Magetan Slamet Rianto menyatakan, RDP ini bertujuan mensinkronkan seluruh teknis pemberangkatan agar Jemaah Calon Haji (CJH) asal Magetan dapat beribadah dengan nyaman.
Salah satu poin krusial yang disepakati adalah skema pemberangkatan yang akan dipusatkan di GOR Ki Mageti sebelum menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).
Baca Juga: Atlet Silat Ngawi Tampil di Belgia, Mujadidi Bidik Juara
“Kami ingin memastikan CJH Magetan tahun ini bisa menjalankan ibadah dengan lancar. Segala masukan konstruktif dalam forum ini kami himpun untuk menjamin keselamatan jemaah sejak berangkat hingga kembali ke tanah air,” ujar Slamet Rianto.
Anggota DPRD Magetan Nur Wahyudi menambahkan, sinergi lintas sektor sangat penting untuk meminimalisir kendala yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
Ia menekankan agar momentum sekali seumur hidup ini menjadi pelayanan terbaik dari pemerintah bagi warganya.
Baca Juga: Ratusan Siswa Keracunan, Distribusi MBG di Tegalombo Pacitan Dihentikan
“Pastikan perjalanan ini menjadi kenangan indah bagi tamu Allah. Sesuai amanat Peraturan Daerah (Perda), Pemkab wajib menyiapkan anggaran untuk mendukung kelancaran ibadah ini,” tegas Nur Wahyudi.
Politisi tersebut merinci bahwa tahun ini disiapkan anggaran sebesar Rp 600 juta dari APBD.
Dana tersebut dialokasikan untuk transportasi Magetan–Surabaya (PP), konsumsi perjalanan, pendampingan tenaga kesehatan, pengawalan kepolisian, hingga penyediaan seragam batik khas Magetan bagi seluruh jemaah.
Berdasarkan data saat ini, sebanyak 538 CJH Magetan dijadwalkan berangkat yang terbagi dalam dua kloter besar. “Rencananya keberangkatan akan dilakukan serentak pada 26 April mendatang dari GOR Ki Mageti. Jumlah ini masih berpotensi bertambah jika ada pengisian kuota cadangan,” pungkasnya. (ril/*/naz)
Editor : Mizan Ahsani