MAGETAN – Persiapan pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Magetan tahun 2026 hampir rampung.
Hingga pertengahan April, progresnya telah mencapai 90 persen.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Magetan Ida Dwi Martini menyatakan, tahapan yang tersisa kini lebih difokuskan pada penyempurnaan teknis keberangkatan.
‘’Semua skema sudah kami jelaskan kepada jemaah. Saat ini tinggal menunggu pendistribusian ID Card resmi dari kantor wilayah,’’ ungkap Ida, Rabu (15/4).
ID Card tersebut menjadi identitas wajib bagi setiap jemaah. Nantinya, kartu itu harus terpasang pada koper besar, koper kecil, hingga tas paspor.
Selain itu, jadwal keberangkatan juga telah ditetapkan. Seluruh CJH Magetan akan diberangkatkan secara serentak pada 26 April mendatang.
‘’Pemberangkatan dilakukan bersamaan. Namun untuk kloter 21, nantinya akan beristirahat sejenak untuk salat Zuhur di rest area sembari menunggu jadwal masuk asrama,’’ imbuhnya.
Dari sisi kesiapan kesehatan, seluruh jemaah dipastikan telah memenuhi syarat istitha’ah.
Pemerintah juga memberikan perhatian khusus bagi jemaah lanjut usia.
Tercatat, ada 58 jemaah lansia yang akan berangkat melalui skema pendampingan atau penggabungan mahram.
Untuk menjamin kondisi jemaah selama perjalanan, setiap kloter akan didampingi tenaga medis.
‘’Tiap kloter didampingi dua petugas kesehatan, satu dokter dan satu perawat, untuk menjamin kondisi fisik jemaah tetap prima selama perjalanan,’’ pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto