MAGETAN – Pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Magetan rampung.
Dari total 686 jemaah, delapan orang dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan atau tidak istithaah.
Kepala Dinas Kesehatan Magetan Rohmat Hidayat mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara bertahap sejak Oktober 2025 hingga April 2026.
“Pemeriksaan klinis, vaksinasi, hingga tes kebugaran sudah kami selesaikan,” ujarnya, kemarin (15/4).
Selain pemeriksaan kesehatan, CJH juga telah menjalani vaksinasi meningitis pada Maret serta vaksinasi IPV (polio) pada April.
Tes kebugaran dilaksanakan di Stadion Yosonegoro pekan lalu sebagai bagian dari penilaian kesiapan fisik jemaah.
Hasil pemeriksaan menunjukkan mayoritas jemaah dinyatakan layak berangkat dengan berbagai kategori.
Sebanyak 232 orang masuk kategori istithaah murni. Kemudian 438 orang dinyatakan istithaah dengan pendampingan obat.
Sementara 10 orang lainnya membutuhkan pendampingan orang lain selama menjalankan ibadah.
Adapun delapan jemaah yang tidak istithaah dinyatakan belum memenuhi syarat kesehatan untuk berangkat tahun ini.
Rohmat menyebut, kasus hipertensi menjadi temuan dominan dalam pemeriksaan kesehatan CJH.
“Kami minta puskesmas melakukan pendampingan dan pemantauan rutin hingga keberangkatan,” terangnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto