MAGETAN – Pemkab Magetan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 628 juta untuk memfasilitasi keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2026.
Anggaran tersebut disiapkan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendukung kebutuhan sekitar 600 jemaah selama proses pemberangkatan.
Kabag Kesra Setdakab Magetan Dian Maheru Robbi Widyatmoko menyampaikan, kesiapan fasilitas telah dibahas secara matang bersama DPRD.
’’Secara umum persiapan rampung, baik dari sisi teknis maupun fasilitas pendukung,’’ jelasnya, Kamis (16/4).
Tahun ini, CJH asal Magetan terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter).
Kloter 20 dan 21 dengan jumlah sekitar 534 jemaah dijadwalkan berangkat bersamaan pada 26 April.
Sementara itu, kloter 22 dan 37 masing-masing hanya diisi dua jemaah. Meski jumlahnya sedikit, pemerintah memastikan pelayanan tetap diberikan secara maksimal.
’’Tetap kami fasilitasi penuh tanpa membedakan jumlah orang per kloternya,’’ tegas Dian.
Ia menjelaskan, sektor transportasi menjadi komponen terbesar dalam penggunaan anggaran.
Kebutuhan tersebut meliputi penyediaan bus, truk pengangkut koper, hingga kendaraan operasional lainnya.
Selain fasilitas transportasi, pemkab juga memberikan perlengkapan tambahan berupa batik khas Magetan kepada para jemaah.
Batik tersebut merupakan produk UMKM lokal yang diharapkan dapat memperkenalkan identitas daerah saat jemaah berada di Tanah Suci.
’’Batik ini diproduksi perajin lokal. Tujuannya agar jemaah bisa memperkenalkan identitas Magetan saat melakukan city tour di Tanah Suci,’’ tuturnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto