MAGETAN – Kebakaran melanda kandang kambing di Desa Klagen Gambiran, Kecamatan Maospati, Magetan, Senin pagi (20/4).
Tidak ada korban jiwa, namun tujuh ekor kambing milik warga hangus terbakar.
Kandang milik Hariyanto itu terbakar sekitar pukul 07.30 WIB.
Api diduga berasal dari diang atau perapian di dalam kandang yang belum padam.
Pemilik mengaku sempat menyalakan diang sekitar pukul 06.00. Dia mengira api sudah mati saat ditinggalkan.
Baca Juga: 515 Aset Pemkab Madiun Belum Bersertifikat, Dikebut Tahun Ini
“Sekitar pukul 06.00 saya membuat diang, saya kira sudah mati,” ujarnya.
Namun, saat kembali, api sudah membesar dan melahap seluruh isi kandang.
“Total ada tujuh kambing, semuanya mati,” jelasnya.
Warga sempat melakukan pemadaman secara swadaya menggunakan air ember sebelum petugas datang.
“Saat kami datang, api sudah besar,” ujar Agus, warga setempat.
Petugas Damkar Magetan kemudian tiba di lokasi dengan dua unit mobil pemadam.
Baca Juga: Cuaca Panas Melanda, Magetan Masuk Awal Musim Kemarau
Kasi Pemadaman Satpol PP dan Damkar Magetan Sofyan Dwi Erwanto mengatakan, petugas langsung melakukan pembasahan untuk mencegah api meluas.
“Dilanjutkan pemadaman hingga kondisi aman,” jelasnya.
Tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 25 juta.
Petugas juga melakukan pendinginan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Sofyan mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan api di area mudah terbakar.
“Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan,” pungkasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto