MAGETAN – Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Magetan memperketat mitigasi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Milangasri. Langkah ini merespons datangnya musim kemarau lebih cepat.
Kepala DLHP Magetan Saif Muchlissun mengatakan, petugas kini rutin melakukan penyiraman air pada tumpukan sampah untuk mencegah munculnya titik api.
Menurut dia, fokus utama mitigasi adalah pengendalian gas metana (CH4) yang mudah terbakar saat terpapar panas dalam waktu lama.
Baca Juga: Kandang Kambing Terbakar di Magetan, Tujuh Ekor Mati
“Mitigasi sudah kita mulai dan pengelolaan harus lebih baik, khususnya terkait gas metan. Mendekati puncak kemarau, area rawan harus benar-benar dijaga ketat,” ujarnya, Senin (20/4).
Petugas memanfaatkan air lindi atau cairan sampah untuk disiramkan kembali ke area tumpukan.
Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan potensi kebakaran.
DLHP juga menyiapkan skenario alternatif jika memasuki puncak kemarau.
Baca Juga: Waspada Jaksa Palsu, Modus Minta Proyek di Magetan
Saat aliran air terbatas, pasokan akan diambil dari sumber air di wilayah Nitikan hingga Sarangan.
Selain penanganan teknis, DLHP mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar TPA.
“Kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan,” tegasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto