MAGETAN – Hujan yang mengguyur wilayah Magetan, Kamis (30/4), memicu longsor talud penahan fondasi rumah warga di Desa Turi, Kecamatan Panekan.
Dampaknya, dapur rumah milik Suyanto, 43, rusak parah dan kini dalam kondisi menggantung.
Longsor terjadi pada talud sepanjang sekitar 15 meter dengan tinggi mencapai 4 meter.
Material tanah ambrol setelah diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Kalaksa BPBD Magetan Eka Radityo mengatakan, kondisi dapur rumah terdampak membutuhkan penanganan lanjutan karena berisiko roboh.
‘’Akibat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terjadi longsor pada talud fondasi rumah warga di Desa Turi. Saat ini kondisi dapur rumah dalam keadaan menggantung dan memerlukan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Pasca kejadian, warga bersama relawan melakukan kerja bakti membersihkan material longsoran di sekitar lokasi.
Namun, perbaikan permanen belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena memerlukan penanganan teknis.
‘’Pembersihan material sudah dilakukan secara gotong royong, tetapi untuk perbaikan masih menunggu tindak lanjut karena membutuhkan penanganan teknis,” tambah Eka.
Laporan kejadian diterima BPBD pada Kamis (30/4) sekitar pukul 08.00.
Tim langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus membantu pembersihan.
‘’Sekitar pukul 09.15, tim kami melakukan asesmen sekaligus kerja bakti bersama warga,” jelasnya.
Selain asesmen, BPBD juga menyalurkan bantuan kedaruratan kepada warga terdampak.
Koordinasi dilakukan dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat untuk penanganan lanjutan.
‘’BPBD telah memberikan bantuan darurat dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Turi serta Kecamatan Panekan. Nantinya akan dibuat laporan dampak bencana untuk diajukan ke dinas terkait agar segera mendapat penanganan lanjutan,” pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto