Jawa Pos Radar Magetan – Banjir merendam permukiman di Kelurahan Sukowinangun, Magetan, Kamis malam (30/4).
Penyebabnya diduga drainase yang tertutup bangunan sehingga tak mampu menampung debit air.
Genangan mulai terjadi sekitar pukul 18.15. Sejumlah rumah warga di RT/RW 03/01 dan 13/01 terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo mengatakan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang memicu luapan air.
“Drainase tidak mampu menampung, sehingga air meluap ke rumah warga,” ujarnya, Jumat (1/5).
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) langsung diterjunkan untuk asesmen dan pendataan dampak.
BPBD juga menyiapkan bantuan bagi warga terdampak serta mengimbau kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.
Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro meninjau langsung lokasi banjir di Jalan Yudhistira. Dia menyoroti kondisi drainase yang tertutup bangunan permanen.
“Kami sudah berkoordinasi dengan RT, lurah, camat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Secara kasat mata, drainase tertutup bangunan,” ungkapnya.
Menurut dia, persoalan tersebut cukup kompleks. Pelebaran drainase di Jalan Kalimantan diduga ikut memengaruhi peningkatan debit air di titik lain.
Wabup meminta camat segera menggelar musyawarah bersama DPUPR, kelurahan, dan warga untuk mencari solusi.
“Sempadan drainase tidak boleh ada bangunan,” tegasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto