Jawa Pos Radar Magetan – Lonjakan pendaki terjadi di Gunung Lawu selama libur panjang awal Mei.
Jalur pendakian via Cemorosewu dipadati ribuan pendaki hingga memicu antrean panjang di pintu masuk.
Asper BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menyebut jumlah pendaki selama periode 1–4 Mei mencapai 1.551 orang.
Rinciannya, Jumat (1/5) sebanyak 528 pendaki, Sabtu (2/5) melonjak menjadi 671 orang, Minggu (3/5) tercatat 352 orang, dan Senin (4/5) sebanyak 100 pendaki.
“Jumlah tertinggi terjadi pada 2 Mei dengan 671 pendaki. Ini yang menyebabkan antrean cukup panjang di pintu masuk,” jelasnya.
Lonjakan tersebut diperparah sistem pembelian tiket yang masih manual. Pendaki harus mengantre di loket karena jalur Cemorosewu belum menerapkan e-ticketing.
“Untuk Cemorosewu kita masih offline. Saat ini dalam proses pengurusan MoU dengan aplikasi e-ticketing,” ujarnya.
Menurut Mulyadi, uji coba sistem tiket elektronik sebenarnya sempat dilakukan pada 2024.
Namun hingga kini belum bisa diterapkan secara resmi karena masih menunggu kesepakatan kerja sama.
“Belum ada MoU, jadi sampai sekarang masih sistem offline. Penerapannya menunggu instruksi lebih lanjut dari pimpinan,” pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto