Jawa Pos Radar Magetan – Aspirasi para peternak ayam petelur di Magetan langsung disampaikan kepada pemerintah daerah.
Setelah menggelar aksi pembagian telur gratis di jalan, puluhan peternak mendatangi kantor Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan, Rabu (6/5).
Pertemuan tersebut membahas persoalan utama yang kini dihadapi peternak, yakni harga telur yang terus melemah di tengah biaya produksi yang semakin tinggi.
Kepala Disnakkan Magetan, Nur Haryani, mengatakan pemerintah memahami tekanan yang dialami peternak ayam petelur.
“Kondisi ini tidak dirasakan satu sektor, tetapi hampir di semua sektor peternakan,” ujarnya.
Menurut dia, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan penuh mengendalikan harga telur karena mengikuti mekanisme pasar.
Namun demikian, pemkab tetap berupaya membantu peternak dari sisi penyerapan hasil produksi.
“Yang bisa kami lakukan adalah membantu serapan produksi peternak,” tegasnya.
Untuk jangka pendek, pemerintah daerah mengoptimalkan sejumlah program yang sudah berjalan.
Di antaranya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), penanganan stunting dan kemiskinan, hingga gerakan ASN membeli telur.
Langkah tersebut diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas permintaan telur sekaligus meringankan tekanan yang dialami peternak lokal. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto