Jawa Pos Radar Magetan – PDI Perjuangan mulai memperkuat konsolidasi internal jelang agenda politik mendatang.
Sabtu (16/5), pengurus anak cabang (PAC) PDIP se-Kabupaten Magetan resmi dilantik di Aula Wisma Perjuangan PDIP Magetan.
Dalam pelantikan tersebut, seluruh kader struktural diminta aktif memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi positif kepada masyarakat.
Budi Sulistyono mengatakan, media sosial saat ini memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik.
Karena itu, kader partai diminta tidak kalah dengan buzzer yang dinilai kerap memutarbalikkan informasi di ruang digital.
“Kita jangan kalah dengan buzzer-buzzer,” ujarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Kanang itu, hampir seluruh masyarakat kini aktif menggunakan media sosial.
Karena itu, pengurus struktural partai diminta menyampaikan kondisi riil di lapangan melalui konten yang edukatif dan membangun.
“Maka kader-kader kita wajib menularkan kondisi lapangan yang nyata dan mendidik melalui medsos,” katanya.
Dia juga mewajibkan seluruh pengurus PAC yang baru dilantik memiliki akun media sosial seperti Instagram, Facebook, hingga TikTok.
Akun tersebut nantinya digunakan sebagai sarana penyampaian informasi dan instruksi resmi partai kepada masyarakat.
“Semua kader utamanya struktural PAC wajib punya akun medsos,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Magetan Diana AV Sasa menyebut kepengurusan baru diisi kombinasi kader lama dan generasi muda.
Sekitar 35 persen pengurus merupakan anak muda berusia di bawah 35 tahun, sedangkan 36 persen lainnya perempuan.
Menurut dia, PDIP membuka ruang luas bagi anak muda untuk berproses dan mengaktualisasikan diri di partai.
“PDI Perjuangan memberikan ruang sangat terbuka untuk anak muda,” tandasnya. (ril/her/*)
Editor : Hengky Ristanto