Jawa Pos Radar Magetan – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magetan (Dindikpora) Magetan mengawasi ketat pelaksanaan Sumatif Satuan Pendidikan (SSP) tingkat SMP yang digelar serentak sejak 13 Mei lalu.
Sistem pengawasan silang antar sekolah diterapkan untuk menjaga objektivitas hasil evaluasi siswa kelas IX.
SSP yang berlangsung hingga 22 Mei mendatang diikuti siswa SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Magetan.
Pelaksanaan asesmen tersebut menjadi instrumen penting untuk memetakan mutu pendidikan sekolah.
Kepala Dindikpora Magetan Suhardi mengatakan, SSP atau Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) merupakan pengganti ujian sekolah yang disusun melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) menggunakan soal seragam.
“SSP digelar untuk mengetahui seberapa jauh capaian belajar siswa,” katanya, kemarin (18/5).
Menurut dia, penggunaan instrumen soal yang sama memungkinkan hasil asesmen dipakai sebagai dasar evaluasi kualitas pendidikan secara lebih objektif.
“Melalui instrumen soal yang sama, hasil asesmen dapat memetakan kualitas mutu pendidikan sekolah secara objektif,” jelasnya.
Demi menjaga integritas pelaksanaan ujian, pengawasan dilakukan secara silang antar sekolah.
Dindikpora juga melakukan pemantauan langsung untuk memastikan ujian berjalan tertib dan lancar.
“Untuk pengawasannya silang. Berdasarkan laporan MKKS, pelaksanaan hingga hari ini berjalan lancar dan kondusif,” bebernya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto