Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dari Dapur Sederhana, Keripik Tempe Magetan Tembus Pasar Dunia

Hengky Ristanto • Kamis, 21 Mei 2026 | 19:04 WIB
Ita Listiana menunjukkan produk keripik tempe H&G yang kini berhasil menembus pasar internasional. FOTO: ISTIMEWA
Ita Listiana menunjukkan produk keripik tempe H&G yang kini berhasil menembus pasar internasional. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Madiun - Keterbatasan fisik tak menghalangi Ita Listiana menembus pasar internasional.

Pelaku UMKM asal Magetan itu berhasil membawa keripik tempe produksinya diekspor hingga luar negeri.

Perempuan difabel asal Magetan tersebut kini sukses memasarkan keripik tempe H&G ke Singapura, Malaysia, Korea Selatan, hingga Maladewa.

Padahal, saat pertama merintis usaha pada 2002, Ita mengaku hanya memiliki modal dan peralatan seadanya.

Usaha itu awalnya dijalankan untuk membantu ekonomi keluarga.

“Awalnya hanya ingin membantu ekonomi keluarga. Tapi lama-lama saya ingin usaha ini bisa berkembang lebih jauh,” ujarnya, Senin (18/5).

Perjalanan usahanya tidak mudah. Selain keterbatasan modal, Ita juga mengaku sempat kesulitan memasarkan produk dan memperluas jaringan penjualan.

Dia bahkan pernah menghadapi keraguan sebagian orang terhadap kualitas produknya karena kondisi dirinya sebagai penyandang difabel.

“Tidak sedikit juga yang meragukan kualitas produk saya karena saya seorang difabel,” katanya.

Usahanya mulai berkembang setelah bergabung sebagai mitra binaan Pertamina Patra Niaga melalui program UMK Academy.

Dari program tersebut, Ita mendapatkan pelatihan hingga pendampingan pengembangan usaha.

Mulai peningkatan kualitas produk, kemasan, hingga akses pasar yang lebih luas.

“Coach dan pendamping yang mengajarkan saya sangat ramah dan terbuka. Saya tidak pernah merasa direndahkan,” ungkapnya.

Seiring waktu, Ita semakin aktif mengikuti pameran dan business matching untuk memperluas jaringan pemasaran.

Dia juga terus memperbaiki kualitas produk agar mampu memenuhi standar pasar global.

Hasilnya, keripik tempe H&G kini berhasil masuk pasar internasional.

Salah satu pencapaian penting terjadi pada 5 Maret 2026 saat Ita bersama lima UMKM lain di Magetan mengikuti pelepasan ekspor produk makanan olahan ke Maladewa.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan keberhasilan Ita menjadi bukti pembinaan UMKM mampu mendorong pelaku usaha naik kelas hingga pasar global.

“Kami percaya UMKM memiliki potensi besar untuk berkembang dan naik kelas,” ujarnya.

Menurut Ahad, keberhasilan UMKM binaan menembus pasar ekspor juga menjadi motivasi bagi Pertamina untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak bagi masyarakat.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa dengan pendampingan yang tepat, pelaku UMKM mampu bersaing di pasar internasional,” tandasnya. (her)

Editor : Hengky Ristanto
#Ita Listiana #umkm magetan #magetan #pertamina #keripik tempe