Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Viral Bus Mundur Massal, Dishub Magetan Tambah Rambu dan Evaluasi Rekayasa Lalin

Aprilita Sari • Minggu, 31 Mei 2026 | 14:00 WIB
Petugas Dishub Magetan memasang rambu tambahan sebagai tindak lanjut evaluasi rekayasa lalu lintas setelah sejumlah bus kesulitan bermanuver di kawasan Jalan Kresno. AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN
Petugas Dishub Magetan memasang rambu tambahan sebagai tindak lanjut evaluasi rekayasa lalu lintas setelah sejumlah bus kesulitan bermanuver di kawasan Jalan Kresno. AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Kresno, Kelurahan Tambran, Kecamatan Magetan, memunculkan persoalan baru.

Sejumlah bus terekam harus berjalan mundur saat melintas di lokasi. Video kejadian tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu beragam komentar dari masyarakat.

Peristiwa itu terjadi saat pelaksanaan uji coba perubahan arus lalu lintas pada Rabu (23/5) dini hari.

Sedikitnya delapan bus dilaporkan mengalami kesulitan saat bermanuver di persimpangan sehingga terpaksa berjalan mundur untuk melanjutkan perjalanan.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan Achmad Fauzi Ichsan membenarkan kejadian tersebut.

Menurut dia, pihaknya langsung melakukan evaluasi setelah menerima laporan dari petugas di lapangan.

"Memang ada kejadian itu dan sudah kami evaluasi," ujarnya, Minggu (31/5).

Sebagai langkah tindak lanjut, Dishub Magetan akan menambah sejumlah rambu petunjuk lalu lintas di titik-titik strategis.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengarahkan kendaraan besar agar tidak salah memilih jalur saat memasuki kawasan pusat kota.

Rambu tambahan akan dipasang di ujung selatan Jalan Bangka serta kawasan timur kantor BRI.

Lokasi tersebut dinilai menjadi titik penting untuk memberikan petunjuk arah bagi kendaraan berukuran besar, terutama bus antarkota.

Menurut Fauzi, bus yang datang dari arah Madiun nantinya akan diarahkan melalui Jalan Bangka.

Jalur tersebut dinilai lebih aman dan memungkinkan kendaraan besar melakukan manuver dengan lebih leluasa dibanding melintas langsung ke kawasan Jalan Kresno.

"Kalau untuk truk sebenarnya sudah dilarang masuk kota," katanya.

Dishub berharap penambahan rambu dan penyempurnaan rekayasa lalu lintas dapat meminimalkan potensi kemacetan, kendaraan tersendat, maupun risiko gangguan keselamatan di kawasan perkotaan.

Evaluasi terhadap pola lalu lintas juga akan terus dilakukan selama masa uji coba berlangsung.

Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan skema rekayasa lalu lintas yang paling efektif dan aman bagi seluruh pengguna jalan.

"Evaluasi akan terus dilakukan selama masa uji coba guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan," pungkas Fauzi. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#lalu lintas #Dishub Magetan #magetan #rekayasa lalin #Jalan Kresno