Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Cuaca Magetan Belum Stabil, BMKG Ingatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang

Aprilita Sari • Senin, 1 Juni 2026 | 07:20 WIB
Kondisi cuaca di Magetan masih berada pada masa pancaroba. AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN
Kondisi cuaca di Magetan masih berada pada masa pancaroba. AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Meski cuaca siang hari terasa panas dan terik, masyarakat Magetan diminta tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang muncul selama masa pancaroba atau peralihan musim.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Tingkat Madya Stasiun Geofisika III BMKG Nganjuk Setiyaris mengatakan, saat ini wilayah Magetan masih berada dalam fase transisi dari musim hujan menuju musim kemarau.

Kondisi tersebut menyebabkan perubahan cuaca berlangsung sangat cepat.

Cuaca yang awalnya cerah dan panas dapat berubah menjadi hujan hanya dalam hitungan jam.

“Potensi hujan sedang hingga lebat berdurasi singkat yang disertai petir dan angin kencang masih perlu diwaspadai,” ujarnya, kemarin (31/5).

Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Magetan berpotensi mengalami cuaca cerah berawan pada pagi hingga siang hari.

Namun, peluang hujan ringan hingga sedang masih dapat terjadi pada sore hingga malam hari.

Suhu udara diperkirakan berkisar antara 16 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang masih cukup tinggi selama masa peralihan musim.

Menurut Setiyaris, karakteristik cuaca pancaroba sering kali memicu terbentuknya awan konvektif yang dapat menimbulkan hujan lokal disertai petir dan angin kencang dalam waktu singkat.

Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di area yang berisiko terdampak cuaca ekstrem.

Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, dekat baliho, maupun bangunan yang rentan mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.

Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau, termasuk menghemat penggunaan air bersih.

“Kami mengimbau masyarakat terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG agar bisa melakukan langkah antisipasi lebih awal,” tandas Setiyaris. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#cuaca magetan #cuaca ekstrem #pancaroba #musim kemarau #bmkg