Jawa Pos Radar Magetan – Impian masyarakat Magetan untuk memiliki bioskop tampaknya semakin mendekati kenyataan.
Seorang investor dikabarkan tertarik mengembangkan Gedung Kesenian Mahendra di kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi fasilitas hiburan modern yang selama ini dinantikan warga.
Sinyal masuknya investasi tersebut langsung mendapat respons dari Pemkab Magetan.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bahkan turun langsung meninjau kondisi gedung pada Senin (1/6) lalu.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan Suwito membenarkan bahwa surat minat dari investor telah masuk ke pemerintah daerah.
Saat ini, proses kajian dan tindak lanjut masih berlangsung untuk memastikan rencana tersebut sesuai dengan kebutuhan daerah dan aturan pemanfaatan aset.
"Surat dari investor sudah masuk. Saat ini masih dalam proses tindak lanjut pemerintah daerah," ujarnya, kemarin (4/6).
Gedung Mahendra selama ini dikenal sebagai pusat kegiatan seni dan budaya di Magetan.
Berbagai komunitas seni, sekolah, hingga kelompok kesenian rutin memanfaatkan gedung tersebut untuk latihan maupun persiapan pementasan.
Karena itu, munculnya rencana pengembangan bioskop sempat memunculkan pertanyaan terkait keberlangsungan aktivitas para pelaku seni yang selama ini menggunakan fasilitas tersebut.
Namun, Suwito memastikan pengembangan bioskop tidak akan mengorbankan ruang berkesenian masyarakat.
Pemkab telah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi untuk mengakomodasi kegiatan seni dan budaya apabila nantinya Gedung Mahendra beralih fungsi.
Beberapa fasilitas yang disiapkan antara lain Gedung Kesenian Tripandita maupun aset milik Disbudpar lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas seni.
"Kalau nantinya digunakan sebagai bioskop, pelayanan kepada pelaku seni tetap berjalan dan tetap kami fasilitasi," tegasnya.
Menurut Suwito, keberadaan bioskop berpotensi menjadi magnet baru bagi masyarakat Magetan.
Selain menambah pilihan hiburan, investasi tersebut juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan MPP.
Kehadiran bioskop juga diyakini dapat meningkatkan kunjungan warga ke pusat layanan publik yang selama ini berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.
Disbudpar Magetan menyatakan mendukung setiap investasi yang memberikan manfaat bagi daerah.
Namun, keberlanjutan aktivitas seni dan budaya tetap menjadi perhatian utama dalam setiap proses pengambilan keputusan.
"Kami mendukung investasi yang masuk ke Magetan. Yang pasti, aktivitas kesenian masyarakat tetap akan mendapatkan ruang," pungkas Suwito. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto