Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sempat Pasrah, Korban Pencurian MTB di Magetan Bersyukur Sepedanya Ditemukan Polisi

Aprilita Sari • Kamis, 11 Juni 2026 | 23:00 WIB
KEMBALI KE PEMILIK: Hendrijanto bersyukur sepeda Polygon Extrada 6 miliknya yang sempat dicuri berhasil ditemukan polisi setelah komplotan spesialis pencuri MTB lintas provinsi dibekuk. AJI PUTRA/RADAR MAGETAB
KEMBALI KE PEMILIK: Hendrijanto bersyukur sepeda Polygon Extrada 6 miliknya yang sempat dicuri berhasil ditemukan polisi setelah komplotan spesialis pencuri MTB lintas provinsi dibekuk. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Hendrijanto tak pernah menyangka sepeda gunung kesayangannya bisa kembali ke tangan pemilik.

Setelah sempat pasrah kehilangan MTB yang dicuri maling pada Mei lalu, warga KPR Selosari, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, itu akhirnya kembali membawa pulang sepeda miliknya yang ditemukan polisi.

Sepeda Polygon Extrada 6 berwarna krem senilai sekitar Rp 7,5 juta tersebut hilang pada 25 Mei lalu.

Saat itu, Hendrijanto mengaku sudah tidak memiliki harapan besar untuk menemukan kembali kendaraan kesayangannya.

“Kami sebenarnya sudah tidak bisa membayangkan kalau sepeda yang dicuri itu bisa ketemu. Alhamdulillah hari ini sepeda kesayangan kami bisa kembali,” ujarnya, Kamis (11/6).

Kasus pencurian yang menimpa Hendrijanto menjadi bagian dari rangkaian aksi komplotan spesialis pencuri MTB lintas provinsi yang belakangan meresahkan warga Magetan.

Menurut Hendrijanto, aksi pencurian berlangsung sangat cepat. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku hanya membutuhkan waktu sekitar dua menit untuk membawa kabur sepeda yang telah dikunci menggunakan rantai pengaman.

“Dari CCTV terlihat pukul 01.31 sampai 01.33 atau hanya 2 menit saja. Padahal sudah dirantai, tetapi rantainya dipotong,” katanya.

Modus yang digunakan pelaku serupa dengan sejumlah kasus pencurian sepeda lainnya di Magetan, yakni melompati pagar rumah dan memotong rantai menggunakan alat khusus.

Sebelumnya, empat sepeda juga dilaporkan hilang dari kawasan Perumahan Gitadini.

Dari hasil penyelidikan, polisi menduga pelaku yang beraksi merupakan orang yang sama.

Hendrijanto menyebut sedikitnya enam sepeda hilang di berbagai lokasi di Magetan dalam rentang waktu yang berdekatan.

Kasus tersebut sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran warga.

Beruntung, Satreskrim Polres Magetan berhasil membekuk komplotan spesialis pencuri sepeda lintas provinsi yang diduga menjadi pelaku di balik serangkaian pencurian tersebut.

Dari pengungkapan kasus itu, sejumlah sepeda hasil curian berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pemilik masing-masing, termasuk milik Hendrijanto.

Meski beberapa bagian sepeda seperti ban dan standar sudah tidak ada saat ditemukan, dirinya tetap merasa bersyukur.

“Tidak ada masalah. Kami senang sepeda kami ketemu dan bisa kami ambil kembali secara gratis,” pungkasnya. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pencurian sepeda magetan #polygon extrada 6 #korban curanmor magetan #mtb magetan #Polres Magetan