Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Amankan Suroan di Magetan, 710 Personel Gabungan Disiagakan

Aprilita Sari • Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15 WIB
Personel gabungan TNI-Polri mengikuti Apel Gelar Pasukan di Mapolres Magetan, Senin (15/6). FOTO: HUMAS POLRES MAGETAN
Personel gabungan TNI-Polri mengikuti Apel Gelar Pasukan di Mapolres Magetan, Senin (15/6). FOTO: HUMAS POLRES MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Aparat keamanan tak ingin kecolongan selama rangkaian kegiatan Bulan Muharram dan Suroan 2026.

Sebanyak 710 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk mengamankan malam 1 Suro, Suran Agung, pengesahan warga perguruan pencak silat, hingga berbagai agenda budaya dan keagamaan yang diperkirakan dihadiri ribuan peserta.

Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Gabungan yang berlangsung di halaman Mapolres Magetan, Senin (15/6).

Apel dipimpin Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa dan diikuti personel Polres Magetan, jajaran Polsek, satu SSK Yonko 471 Parako Pasgat Lanud Iswahjudi, serta satu SSK Kodim 0804 Magetan.

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan selama Bulan Muharram 1448 Hijriah berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Hari ini kita bersama-sama melaksanakan tugas memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat yang akan merayakan malam satu Suro atau Tahun Baru Islam,” ujarnya, Selasa (16/6).

Menurut Erik, apel tersebut menjadi bagian dari pengecekan kesiapan personel sekaligus penyamaan persepsi dan pola pengamanan sebelum seluruh petugas diterjunkan ke lapangan.

Dengan kesiapan yang matang, pihaknya berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga sejak tahap persiapan, pelaksanaan, hingga seluruh kegiatan selesai.

“Harapan kita situasi kamtibmas baik pra, saat maupun pasca kegiatan tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.

Selain menempatkan personel di sejumlah titik strategis, kepolisian juga memperkuat langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Peran Bhabinkamtibmas dioptimalkan untuk menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pengurus perguruan pencak silat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah munculnya gesekan antarkelompok maupun gangguan keamanan lain yang berpotensi terjadi selama momentum Bulan Suro.

Erik meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif dalam menjalankan tugas.

Pengamanan juga harus dilakukan secara humanis dengan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan pengamanan ini bersifat kemanusiaan. Saya minta seluruh personel bertugas dengan penuh keikhlasan, tidak arogan, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis,” tandasnya. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Suran Agung 2026 #aman suro #suroan Magetan #pengesahan warga silat #Polres Magetan