Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pencuri Terekam CCTV Gasak 7 Laptop di Setda Magetan, Masuk Lewat Pintu Belakang

Aprilita Sari • Rabu, 17 Juni 2026 | 21:00 WIB
Rekaman CCTV menjadi petunjuk utama dalam kasus pencurian tujuh laptop dan satu hardisk di lingkungan Setda Magetan. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
Rekaman CCTV menjadi petunjuk utama dalam kasus pencurian tujuh laptop dan satu hardisk di lingkungan Setda Magetan. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Kasus pencurian yang menyasar lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Magetan mulai menemukan titik terang.

Pelaku yang membawa kabur tujuh laptop dan satu hardisk eksternal ternyata terekam jelas kamera pengawas saat beraksi seorang diri di dalam gedung perkantoran.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diduga masuk melalui pintu belakang gedung setelah lebih dulu merusak akses masuk tersebut.

Kabag Umum Setda Magetan Hendrawan Prastawa Adhi mengatakan, aksi pencurian terjadi pada Sabtu dini hari (13/6) sekitar pukul 00.45 WIB.

“Dari CCTV terlihat pelaku beraksi seorang diri dan tidak memakai penutup wajah,” ujarnya, Rabu (17/6).

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria memasuki ruang Bagian Organisasi dan Bagian Hukum.

Wajah pelaku terekam cukup jelas sehingga diharapkan dapat mempermudah proses identifikasi oleh kepolisian.

Selain memeriksa rekaman CCTV, petugas juga menemukan pintu belakang gedung dalam kondisi rusak.

Pelaku diduga mencongkel pintu tersebut sebelum masuk ke area perkantoran.

Aksi pencurian baru diketahui dua hari kemudian, tepatnya Senin (15/6), ketika pegawai hendak menggunakan perangkat kerja mereka.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui sejumlah perangkat elektronik telah hilang dari ruang kerja.

Barang yang dibawa kabur terdiri atas tiga laptop milik Bagian Organisasi, empat laptop milik Bagian Hukum, serta satu hardisk eksternal yang berisi data pekerjaan.

Dari total laptop yang hilang, lima unit merupakan aset Pemerintah Kabupaten Magetan. Sedangkan dua unit lainnya merupakan milik pribadi pegawai.

Kerugian akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai Rp25 juta.

Namun, dampak yang ditimbulkan tidak hanya sebatas kerugian materiil.

Hilangnya perangkat kerja juga berpotensi mengganggu aktivitas administrasi pemerintahan karena di dalamnya tersimpan berbagai dokumen dan data kedinasan.

Setda Magetan telah menyerahkan seluruh rekaman CCTV kepada pihak kepolisian untuk mendukung proses penyelidikan.

Petugas kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

“Kami optimistis pelaku bisa segera diungkap. Dari ciri-ciri yang terlihat, yang bersangkutan tidak pernah terlihat di lingkungan Pemkab,” tandas Hendrawan. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#CCTV Magetan #pencurian setda Magetan #laptop hilang #magetan #Polres Magetan