Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Magetan Jadi Percontohan Digitalisasi Bansos, BI Kediri Perkuat Edukasi BSNT Non Tunai

Aprilita Sari • Jumat, 19 Juni 2026 | 02:40 WIB
Perwakilan KPwBI Kediri bersama Dinas Sosial Magetan memberikan sosialisasi dan edukasi elektronifikasi BSNT di Gedung PGRI Magetan, Kamis (18/6), guna memperkuat implementasi bantuan sosial non tunai di daerah percontohan. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
Perwakilan KPwBI Kediri bersama Dinas Sosial Magetan memberikan sosialisasi dan edukasi elektronifikasi BSNT di Gedung PGRI Magetan, Kamis (18/6), guna memperkuat implementasi bantuan sosial non tunai di daerah percontohan. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Kabupaten Magetan terus didorong menjadi daerah percontohan dalam penerapan digitalisasi bantuan sosial.

Untuk memperkuat pemahaman para pihak terkait, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kediri menggelar Sosialisasi dan Edukasi Elektronifikasi Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) di Gedung PGRI Magetan, Kamis (18/6).

Plt Kepala KPwBI Kediri, Deasi Surya Andarina, mengatakan Bank Indonesia sebagai bank sentral sekaligus anggota tim pengendali BSNT memiliki peran memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan efektif, tepat sasaran, dan lancar.

“Dalam rangka mendukung penyaluran BSNT, BI telah melakukan berbagai kegiatan untuk memastikan bantuan sosial tersalurkan dengan baik, tepat sasaran, dan lancar,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai mekanisme penyaluran BSNT, penggunaan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), hingga keamanan transaksi keuangan digital.

Materi tersebut diberikan agar penerima manfaat semakin memahami layanan perbankan sekaligus terhindar dari potensi penyalahgunaan data pribadi.

Menurut Deasi, kolaborasi antarinstansi menjadi faktor penting dalam menyukseskan transformasi digital program bantuan sosial.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pendamping sosial, perbankan, dan Bank Indonesia terus diperkuat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini tercipta sinergi yang semakin kuat antarinstansi sehingga penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Magetan Elmy Kurniarto Widodo menjelaskan, Magetan dipilih sebagai salah satu daerah percontohan digitalisasi bantuan sosial karena dinilai memiliki dukungan infrastruktur yang memadai.

Menurut dia, jaringan internet yang telah menjangkau sebagian besar wilayah menjadi salah satu faktor utama yang mendukung implementasi transaksi non tunai.

Selain itu, akses menuju lokasi penerima manfaat relatif mudah sehingga mempermudah proses pendampingan dan pengawasan program.

Elmy memastikan hingga saat ini penyaluran bantuan sosial di Magetan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan secara berlapis melalui koordinasi dengan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

“Untuk penyaluran tidak ada kendala yang berarti. Namun kami tetap melakukan check and balance bersama pendamping PKH untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada penerima manfaat,” pungkasnya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
#BSNT #bantuan sosial non tunai #magetan #BI Kediri #digitalisasi bansos