JawaPos Radar Magetan – Pemkab Magetan kembali menggelar perhelatan budaya tahunan Joyo Jayaning Nuswantara ke-6.
Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung malam ini, Kamis (25/6), di kawasan Alun-Alun Magetan.
Agenda budaya bernuansa spiritual tersebut digelar bertepatan dengan malam 10 Muharam dan terbuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan Suwito mengatakan terdapat tiga ritual utama yang menjadi inti pelaksanaan Joyo Jayaning Nuswantara tahun ini.
Yakni Lampah Hastungkara, Sidikara Pusaka, dan Andum Berkah Rahayu.
“Melalui Lampah Hastungkara, masyarakat diajak berjalan dalam keheningan, melangitkan doa, serta merefleksikan syukur bersama,” ujarnya.
Selain tiga ritual utama tersebut, rangkaian kegiatan juga diawali dengan prosesi jamasan atau penyucian pusaka milik Kabupaten Magetan.
Disbudpar juga menggelar pameran benda pusaka yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu (27/6).
Pameran tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus daya tarik wisata budaya bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat warisan budaya Nusantara.
“Kegiatan tersebut diharapkan menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat warisan budaya Nusantara,” terang Suwito.
Acara puncak Joyo Jayaning Nuswantara dijadwalkan dimulai pukul 18.00 WIB di Alun-Alun Magetan.
Pemkab berharap kegiatan ini dapat memperkuat pelestarian budaya sekaligus mempertegas identitas Magetan sebagai daerah yang kaya tradisi dan kearifan lokal.
“Melalui sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat adat leluhur, posisi Magetan diharapkan semakin kokoh sebagai daerah yang kaya khazanah budaya di Jawa Timur,” pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto