Jawa Pos Radar Madiun – Lokasi geografis yang berada jauh dari hiruk-pikuk pusat pemerintahan Kota Magetan tidak menjadi alasan bagi MAN 3 Magetan untuk jadi madrasah rujukan.
Madrasah aliyah yang terletak di Kecamatan Panekan ini sukses membuktikan bahwa sistem tata kelola institusi yang matang mampu memangkas ketimpangan mutu pendidikan dengan sekolah-sekolah perkotaan.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui reformasi birokrasi internal lewat peluncuran Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Sistem ini mengintegrasikan seluruh lini administrasi mulai dari urusan kurikulum, sarana prasarana, hingga hubungan masyarakat dalam satu akses cepat.
Kebijakan ini menjadi solusi jitu bagi wali murid, terutama karena mayoritas siswa berasal dari luar daerah dan bertempat tinggal di pondok pesantren sekitar madrasah yang membutuhkan efisiensi waktu melalui layanan langsung maupun berbasis situs digital.
"Prinsip kami adalah di mana pun lokasi sekolah berada, siswa harus mendapatkan hak layanan pendidikan terbaik.
Melalui PTSP, masyarakat tidak perlu lagi berulang kali datang hanya untuk mengurus keperluan dokumen," jelas Kepala MAN 3 Magetan, Basuki Prihatin.
Kecermatan tata kelola MAN 3 Magetan juga tecermin dari keberhasilan membangun sinkronisasi jadwal akademik bersama empat pondok pesantren mitra beserta MAN Terpadu mulai tingkat MIN, MTsN dan MAN lain juga.
Lewat komunikasi intensif, kegiatan mengaji santri dan jam belajar formal sekolah dapat berjalan beriringan secara harmonis tanpa saling tumpang tindih.
Seluruh perumusan kebijakan sekolah pun dikawal secara transparan dan akuntabel melibatkan komite serta forum komunikasi orang tua siswa.
Tidak berhenti pada sektor pelayanan data, ekspansi program peminatan siswa turut digarap secara serius.
MAN 3 Magetan menyediakan program keterampilan terpadu meliputi tata boga, tata busana, multimedia, kelas olimpiade, hingga kelas olahraga bola voli dengan menggandeng praktisi profesional.
Menariknya, madrasah ini juga membuka kelas persiapan ketarunaan yang dilengkapi fasilitas ruang kebugaran (gym) mandiri guna melatih fisik siswa secara optimal sebelum mendaftar ke lembaga kedinasan atau TNI/Polri.
Atas komitmen tinggi dan keberhasilan manajemen dalam mengarsiteki tata kelola madrasah yang efektif, solutif, serta berpihak pada kebutuhan siswa ini, MAN 3 Magetan dianugerahi penghargaan Strategic School Governance dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026.
"Kolaborasi bersama seluruh elemen, baik pesantren maupun wali murid, menjadi energi utama kami. Kami ingin anak-anak di sini merasakan pengalaman belajar yang kompetitif, berkarakter, dan memiliki bekal keterampilan yang kuat untuk masa depan mereka," pungkas Basuki. (chi/*/naz)
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun