Jawa Pos Radar Madiun - MIN 3 Magetan terus melakukan pembenahan dalam menyongsong era modernisasi pendidikan.
Di bawah kepemimpinan Kushadi Santoso, lembaga pendidikan ini bertransformasi menuju tata kelola Madrasah Digital.
Menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif namun tetap berlandaskan nilai keislaman.
Langkah ini untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan relevan dengan karakteristik generasi masa kini.
Baca Juga: Integrasi IT Board dan E-Learning, MIN 2 Magetan Perkuat Sistem Pembelajaran Digital
‘’Integrasi teknologi dalam proses belajar-mengajar difokuskan pada peningkatan mutu pendidikan serta penguatan literasi digital bagi para siswa sejak usia dasar,’’
kata Kepala MIN 3 Magetan Kushadi Santoso.
Kushadi mengatakan, penguatan literasi digital menjadi fokus utama agar siswa memiliki kecakapan dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan beretika.
Harapannya, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan karya dan konten yang positif.
Di samping mendorong digitalisasi, pihaknya secara bersamaan memperkuat komitmennya sebagai madrasah ramah anak.
Memberikan perhatian besar pada penciptaan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk perundungan (bullying).
‘’Aspek keselamatan siswa di ruang fisik maupun ruang digital harus berjalan beriringan,’’ tuturnya.
Baca Juga: Gagas Triple Curriculum, Puji Santoso Antarkan IIS PSM Menembus Standar Cambridge
Upaya menyeluruh dalam menyelaraskan kemajuan teknologi dengan pembentukan karakter Islam ini mengantarkan MIN 3 Magetan meraih penghargaan Digital Transformation,
ajang Radar Madiun Education Awards 2026. Prestasi tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu madrasah digital unggulan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Magetan.
Dengan mengusung semangat "Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia" serta semboyan “MIN 3 Magetan Digital Madrasahnya, Cemerlang Siswanya”,
Kushadi optimistis programnya dapat mencetak generasi yang siap berkompetisi.
‘’Pendidikan tidak hanya tentang kecerdasan akademik, tetapi juga membangun karakter, sikap, dan akhlak yang baik,’’ pungkasnya. (ebo/cor/*)
Editor : Tim Magang Radar Madiun