Jawa Pos Radar Madiun - Bagaimana jika sekolah harus memacu 23 ekstrakurikuler (ekskul) sekaligus agar berderap sama mendulang juara?
Tantangan itulah yang dijawab SMAN 1 Magetan (Smasameta) lewat platform digital bernama SELEA (Smasameta Extracurricular Leaderboard).
Melalui inovasi itu, aktivitas, progres pembinaan, hingga pemetaan bakat dipantau secara terukur, transparan, dan kompetitif.
Ekosistem pembinaan yang begitu hidup tersebut membuat SMAN 1 Magetan dianugerahi Outstanding Extracurricular ajang Education Awards Radar Madiun 2026.
Baca Juga: SMPN 12 Madiun Borong Berbagai Gelar Juara, Buktikan Ketangguhan Ekstrakurikuler
‘’SELEA bukan sekadar sistem penilaian, melainkan instrumen untuk menemukan dan mengembangkan talenta siswa secara maksimal,’’
kata Kepala SMAN 1 Magetan Aris Sudarmono.
Lewat sinergi bidang kesiswaan dan biro talenta sekolah, pemetaan potensi dilakukan sejak dini.
Smasemata bahkan tidak ragu menggandeng pelatih profesional. Hasilnya pun nyata.
Salah satu ekskul, Kuas, menyabet juara 1 dan 2 ajang desain kemasan Inpack Award 2025–2026 tingkat nasional.
Prestasi itu memantik pihak penyelenggara sampai turun langsung mengunjungi sekolah.
‘’Ini membuktikan bahwa pengembangan bakat siswa harus mendapat porsi perhatian yang sama pentingnya dengan akademik,’’ tegas Aris.
Baca Juga: Perkuat Jaringan Industri, Cetak Lulusan Siap Kerja
Aris mengatakan, pihaknya bersiap menggelar SELEA Award sebagai panggung apresiasi bagi para siswa dan pelatih, Desember nanti.
Acara itu bertujuan menjaga iklim kompetitif. ‘’Harapan kami, sekolah benar-benar menjadi rumah tumbuh bagi setiap talenta anak-anak untuk mengepakkan sayap hingga level internasional,’’ pungkasnya. (chi/cor/*)
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun