Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

96 ASN Magetan Ikuti Asesmen CACT, Disiapkan Isi Delapan Jabatan Kosong

Aprilita Sari • Selasa, 7 Juli 2026 | 18:00 WIB
Sebanyak 96 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Magetan mengikuti Asesmen Penilaian Potensi dan Kompetensi berbasis Computer Assisted Competency Test (CACT) di Kantor Regional II BKN Surabaya. DOK RADAR MAGETAN
Sebanyak 96 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Magetan mengikuti Asesmen Penilaian Potensi dan Kompetensi berbasis Computer Assisted Competency Test (CACT) di Kantor Regional II BKN Surabaya. DOK RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan - Pemkab Magetan mulai memetakan potensi aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat sistem manajemen talenta.

Sebanyak 96 ASN mengikuti Asesmen Penilaian Potensi dan Kompetensi berbasis Computer Assisted Competency Test (CACT) sebagai langkah menyiapkan calon pejabat yang dinilai memiliki kapasitas untuk mengisi jabatan strategis.

Asesmen tersebut dilaksanakan di Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya pada Senin (6/7).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, menjelaskan asesmen dilakukan untuk memperbarui data manajemen talenta ASN di lingkungan Pemkab Magetan.

Hasil asesmen nantinya akan dipadukan dengan data kinerja pegawai sebagai dasar pemetaan dalam nine-box talent matrix atau kotak sembilan.

"Asesmen ini dilaksanakan untuk mengukur potensi dan kompetensi ASN sebagai bagian dari pemetaan manajemen talenta. Hasil pengukuran potensi nantinya dipadukan data kinerja dalam pemetaan nine-box talent matrix atau kotak sembilan," terang Kepala BKPSDM Magetan Masruri, Selasa (7/7).

Masruri menjelaskan sistem nine-box talent matrix memisahkan penilaian terhadap potensi individu dengan capaian kinerja nyata di lapangan.

Melalui pemetaan tersebut, pemerintah daerah dapat menentukan ASN yang dinilai layak memperoleh promosi jabatan sesuai ketentuan yang berlaku.

"ASN yang dipandang memiliki potensi tinggi diproyeksikan mengisi jabatan lowong sesuai ketentuan yang berlaku."

Pelaksanaan asesmen dinilai penting karena hingga kini masih terdapat sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab Magetan yang belum terisi secara definitif.

Menurut Masruri, pengisian jabatan tersebut diperlukan agar pelayanan publik dan roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal tanpa terkendala kekosongan pejabat.

"Saat ini terdapat delapan jabatan yang belum diisi secara definitif, terdiri atas enam jabatan yang masih dirangkap oleh pelaksana tugas (Plt) dan dua jabatan staf ahli bupati yang masih kosong," tandasnya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
#CACT #ASN magetan #Manajemen Talenta ASN #BKPSDM Magetan #Pemkab Magetan