Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Distribusi MinyaKita Ditambah Dua Kali Sepekan, Pedagang Pasar Magetan Sambut Positif

Aprilita Sari • Selasa, 7 Juli 2026 | 18:30 WIB
MinyaKita dipajang di salah satu lapak pedagang. DOK RADAR MADIUN
TAMBAH DISTRIBUSI: MinyaKita didistribusikan dua kali dalam sepekan ke Pasar Sayur Magetan. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Magetan - Penambahan distribusi minyak goreng subsidi MinyaKita di Pasar Sayur Magetan disambut positif oleh para pedagang.

Pasokan yang kini datang dua kali dalam sepekan dinilai mampu menjaga ketersediaan stok sehingga kebutuhan masyarakat lebih mudah terpenuhi.

Meski demikian, pedagang berharap distribusi kemasan satu liter dapat diperbanyak karena permintaannya masih paling tinggi dibandingkan ukuran lainnya.

Sebelumnya, MinyaKita hanya didistribusikan satu kali dalam sepekan ke Pasar Sayur Magetan.

Dalam dua pekan terakhir, frekuensi pengiriman meningkat menjadi dua kali setiap minggu, yakni setiap Senin dan Kamis.

Salah seorang pedagang, Tri Purwati, mengaku kebijakan tersebut membuat pasokan minyak goreng subsidi jauh lebih aman.

"Kami sebagai pedagang tentu senang karena barang berlimpah, jadi tidak sampai kekurangan stok," kata Tri Purwati, Selasa (7/7).

Tri mengatakan setiap pengiriman sebelumnya ia hanya memperoleh sekitar 25 dus MinyaKita dari distributor resmi.

Namun, dalam dua pekan terakhir jatahnya meningkat menjadi 50 dus. Setiap dus berisi enam pouch kemasan dua liter.

Meski stok bertambah, ia menilai masyarakat justru lebih banyak mencari kemasan satu liter.

"Sekarang yang sering datang ukuran dua liter. Padahal banyak pembeli yang hanya mampu membeli satu liter," ungkapnya.

Di tingkat pedagang, MinyaKita kemasan satu liter dijual seharga Rp16.000 per pouch.

Harga tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700, karena pedagang mengaku kesulitan menyediakan uang kembalian sebesar Rp 300.

Sementara itu, MinyaKita kemasan dua liter dijual Rp 31.500, atau hanya Rp 100 di atas HET pemerintah sebesar Rp 31.400.

Pedagang lainnya, Haji Wakidah, mengatakan MinyaKita masih menjadi pilihan utama masyarakat, meningkatkan hususnya kalangan menengah ke bawah.

Harga yang lebih terjangkau dibandingkan minyak goreng merek lain membuat permintaan tetap tinggi, terutama untuk kemasan satu liter.

"Semoga penjualan ikut . Kalau ukuran satu liter, pasti cepat habis," bebernya. (

Editor : Hengky Ristanto
#magetan #harga minyak goreng #bulog #MinyaKita #Pasar Sayur Magetan