Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Perbaikan Talud Ambrol Telaga Sarangan Masih Tunggu Anggaran APBN

Aprilita Sari • Minggu, 12 Juli 2026 | 19:30 WIB
Talud di sisi selatan Telaga Sarangan yang ambrol masih menunggu perbaikan permanen setelah usulan anggaran diajukan ke pemerintah pusat. Foto: Aji Putra/Jawa Pos Radar Magetan.
Talud di sisi selatan Telaga Sarangan yang ambrol masih menunggu perbaikan permanen setelah usulan anggaran diajukan ke pemerintah pusat. Foto: Aji Putra/Jawa Pos Radar Magetan.

Jawa Pos Radar Magetan – Perbaikan permanen talud yang ambrol di sisi selatan Telaga Sarangan belum bisa segera dilaksanakan.

Pemkab Magetan masih menunggu persetujuan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan Muhtar Wakid mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

Saat ini, proses masih berada pada tahap pengusulan anggaran untuk penyusunan perencanaan maupun pelaksanaan pekerjaan.

"Saat ini masih proses usulan anggaran perencanaan, kemudian dilanjutkan usulan anggaran pelaksanaan perbaikannya," ujarnya, Minggu (12/7).

Menurut Muhtar, pekerjaan fisik direncanakan dilakukan ketika debit air Telaga Sarangan mulai surut, yakni sekitar September hingga Oktober.

Namun, pelaksanaan tetap bergantung pada persetujuan anggaran dari pemerintah pusat.

"Kalau air sudah surut sekitar September atau Oktober dan anggaran APBN sudah disetujui, baru pekerjaan bisa dilaksanakan," katanya.

Dia menjelaskan, saat ini debit air telaga masih dimanfaatkan untuk kebutuhan irigasi pertanian dan pasokan air bagi pabrik gula sehingga pekerjaan konstruksi belum memungkinkan dilakukan.

"Kami terus berkoordinasi dengan BBWS agar proses penganggaran dapat segera terealisasi," tambahnya.

Talud di sisi selatan Telaga Sarangan diketahui ambrol pada 17 Januari lalu.

Longsoran memiliki panjang sekitar 70 meter dengan tinggi mencapai tujuh meter.

Meski belum diperbaiki, akses jalan di lokasi masih dibuka secara terbatas.

Pembatasan dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan hingga penanganan permanen dapat direalisasikan.

"Aktivitas wisata tetap berjalan normal dan dipastikan aman. Yang kami lakukan hanya pembatasan akses di titik longsor," tandas Muhtar. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#BBWS Bengawan Solo #infrastruktur #DPUPR Magetan #talud ambrol #telaga sarangan