Jawa Pos Radar Magetan – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SLBN Karangrejo, Magetan, dikemas lebih humanis pada tahun ajaran 2026/2027.
Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, peserta didik baru diajak belajar tentang empati melalui aksi sosial, pengenalan vokasi, hingga edukasi kebencanaan.
Kepala SLBN Karangrejo Dias Setiyo Prasuranto mengatakan, sekolah menerima 20 peserta didik baru tahun ini, meningkat dibandingkan tahun ajaran sebelumnya.
"Jumlah siswa baru tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu," ujarnya, Senin (13/7).
Dengan tambahan tersebut, jumlah peserta didik SLBN Karangrejo dari jenjang SD hingga SMA kini mencapai 73 siswa.
Kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SLBN Karangrejo Farida Nila Sari mengatakan antusiasme siswa terlihat sejak hari pertama.
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah pelepasan balon sebagai simbol semangat menyambut tahun ajaran baru.
"Bahkan dibandingkan upacara biasa, hari pertama MPLS ini lebih banyak siswa yang antusias ikut berbaris bersama. Tahun lalu kami melepas burung, sedangkan tahun ini melepas balon. Anak-anak terlihat sangat bahagia," katanya.
Sementara itu, hari pertama MPLS juga berlangsung semarak di SMK Yosonegoro.
Sebanyak 720 siswa baru mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.
Guru sekaligus panitia MPLS SMK Yosonegoro, Aisyah Khilawatun, menyebut para peserta menunjukkan antusiasme tinggi sejak kegiatan dimulai.
"Alhamdulillah siswa baru terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Kami berharap pengalaman selama MPLS ini dapat menjadi awal yang baik bagi mereka untuk beradaptasi dan berkembang," tuturnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto