Jawa Pos Radar Madiun – Capaian pembangunan Kabupaten Magetan sepanjang 2025 dinilai berada di jalur yang sesuai target RPJMD 2025-2029.
Tren pertumbuhan ekonomi yang positif, penurunan angka kemiskinan, hingga melonjaknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diklaim menjadi cerminan efektivitas pelaksanaan APBD.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti memerinci, realisasi indikator kinerja utama (IKU) daerah menunjukkan hasil menggembirakan.
Pertumbuhan ekonomi menyentuh angka 5,41 persen, angka kemiskinan ditekan ke 9,1 persen, gini ratio (ketimpangan pendapatan) susut ke level 0,36, serta IPM meningkat di angka 77,5 persen.
‘’Program perlindungan dasar dan pemberdayaan ekonomi terus ditingkatkan kualitasnya untuk menekan kemiskinan dan pengangguran,’’ ujar bupati yang akrab disapa Nanik Sumantri itu, Selasa (21/7).
Adapun di sektor ekonomi, realisasi investasi tercatat senilai Rp 1,09 triliun dengan penyerapan 25.271 tenaga kerja lokal.
Laporan pertanggungjawaban APBD ini sekaligus menjadi momentum evaluasi perbaikan tata kelola menuju good governance.
‘’Evaluasi kinerja pembangunan dan APBD terus dilakukan berkala demi menjaga kualitas pelayanan publik,’’ pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto