Harga Telur di Magetan Naik Rp 5 Ribu, Pedagang Kaitkan dengan Program MBG

Aprilita Sari • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 19:40 WIB
HARGA MERANGKAK NAIK: Pedagang melayani pembeli telur ayam ras di Pasar Sayur Magetan. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
HARGA MERANGKAK NAIK: Pedagang melayani pembeli telur ayam ras di Pasar Sayur Magetan. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Madiun – Harga telur ayam ras di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir.

Kini, komoditas tersebut dijual di kisaran Rp24 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram atau naik sekitar Rp5 ribu dibanding pekan sebelumnya yang masih berada di level Rp20 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang Pasar Sayur Magetan, Nanik, mengatakan kenaikan harga berlangsung secara bertahap hampir setiap hari.

Menurutnya, peningkatan harga dipengaruhi naiknya harga telur di tingkat peternak yang kini mencapai sekitar Rp23 ribu per kilogram.

Nanik menilai meningkatnya permintaan setelah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan usai libur sekolah turut memengaruhi pergerakan harga di pasaran.

"Saat program MBG libur, harga masih Rp20 ribu per kilogram. Setelah sekolah masuk dan MBG bergulir lagi, harga naik terus sekitar Rp1.000 setiap hari," ujarnya, Kamis (23/7).

Kondisi serupa disampaikan pedagang lainnya, Lastri.

Ia menyebut harga telur produksi peternak lokal Magetan yang dipasok ke lapaknya kini telah mencapai Rp23.500 per kilogram.

Meski harga mengalami kenaikan, aktivitas penjualan di tingkat eceran belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Menurut Lastri, sebagian konsumen masih membatasi pembelian karena daya beli yang belum sepenuhnya pulih.

"Daya beli masyarakat masih belum bagus," katanya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
Makan Bergizi Gratis Pasar Sayur Magetan harga telur