Jawa Pos Radar Madiun – Angin kencang yang melanda Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Kamis (23/7) pagi, mengakibatkan sebuah pohon petai berukuran besar tumbang dan menimpa kantin serta musala SDN Tapak.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan Eka Radityo mengatakan, pohon petai dengan lingkar batang sekitar 120 sentimeter roboh akibat terpaan angin kencang.
Selain itu, kondisi batang pohon yang sudah lapuk turut menjadi faktor penyebab tumbangnya pohon.
"Pohon pete dengan lingkar batang mencapai 120 sentimeter tersebut tumbang akibat terpaan angin kencang. Faktor pemicu lainnya lantaran kondisi struktur batang pohon yang memang sudah lapuk," jelasnya.
Setelah menerima laporan, personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan segera melakukan evakuasi material pohon yang menimpa bangunan sekolah.
Proses pembersihan dimulai sekitar pukul 09.55 WIB dengan memotong batang serta ranting pohon yang menutup area kantin dan musala.
Evakuasi berlangsung hampir dua jam hingga seluruh material berhasil disingkirkan.
Eka mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi pohon di sekitar rumah maupun fasilitas umum, terutama yang telah berusia tua atau menunjukkan tanda-tanda keropos.
"Segera laporkan jika ada pohon rawan tumbang agar dapat dipangkas sebelum memicu bahaya," pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto