Wabup Magetan Minta Sekolah Ubah Kebiasaan, Pilah Sampah Dimulai Sejak Dini

Aprilita Sari • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Wabup Magetan Suyatni Priasmoro berdiskusi dengan siswa tentang pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Foto: Prokopim untuk Radar Magetan
Wabup Magetan Suyatni Priasmoro berdiskusi dengan siswa tentang pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Foto: Prokopim untuk Radar Magetan

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Magetan mendorong sekolah menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.

Budaya memilah sampah dinilai penting untuk membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini.

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro turun langsung mengevaluasi penerapan budaya peduli lingkungan di sejumlah sekolah di Kecamatan Maospati, Rabu (5/8).

Tiga sekolah yang menjadi sasaran peninjauan yakni SMPN 1 Maospati, SMPN 2 Maospati, dan SDN Kraton 2 Maospati.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup memantau kebersihan lingkungan, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta keterlibatan guru dan siswa.

Wabup yang akrab disapa Kang Suyat itu menegaskan, sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan memilah sampah secara berkelanjutan.

"Pengelolaan sampah wajib dimulai dari sumbernya. Sekolah menjadi sarana vital membentuk karakter peserta didik. Lewat pembiasaan sejak dini, kita sedang mencetak generasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan," ujarnya.

Meski mengapresiasi kebersihan di tiga sekolah tersebut, Kang Suyat mengingatkan agar budaya memilah sampah tidak hanya dilakukan saat ada penilaian.

Konsistensi seluruh warga sekolah menjadi kunci keberhasilan program.

"Keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan seluruh warga sekolah," pesannya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
sekolah peduli lingkungan pilah sampah magetan pengelolaan sampah Pemkab Magetan