Jawa Pos Radar Madiun – Keselamatan di perlintasan sebidang kereta api tak boleh kecolongan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan memperketat pengawasan empat jalur perlintasan langsung (JPL) yang menjadi kewenangannya dengan inspeksi rutin hingga pemantauan CCTV secara real-time.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana keselamatan berfungsi optimal.
Kedisiplinan petugas jaga juga menjadi perhatian untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.
Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dishub Magetan Ferdy Harlastiko mengatakan, pengawasan menyasar empat titik.
Yakni, JPL 5 Desa Sumberejo dan JPL 6 Desa Pesu di Kecamatan Maospati, JPL 11 Desa Jonggrang di Kecamatan Barat, serta JPL 13 Desa Bayemtaman di Kecamatan Kartoharjo.
‘’Tujuan utama pemantauan berkala ini untuk memastikan penjagaan di setiap JPL berjalan presisi sesuai SOP serta seluruh perangkat keselamatan berfungsi 100 persen,’’ ujar Ferdy, Jumat (7/8).
Tak hanya mengandalkan pemantauan jarak jauh, personel Dishub turun langsung melakukan inspeksi fisik setiap dua pekan sekali.
Pengecekan dilakukan secara menyeluruh terhadap fasilitas pendukung di setiap perlintasan.
Mulai kondisi dan fungsi palang pintu, genset cadangan, perangkat radio komunikasi berupa HT maupun rig, hingga sistem CCTV.
Petugas juga memeriksa kedisiplinan pencatatan buku laporan perjalanan kereta api.
Sementara itu, pengawasan harian dilakukan melalui CCTV yang dapat dipantau secara real-time.
Sistem tersebut membantu Dishub mengawasi kondisi perlintasan sekaligus aktivitas penjagaan tanpa harus selalu berada di lokasi.
Hasil evaluasi sejauh ini menunjukkan seluruh fasilitas pendukung di empat JPL tersebut dalam kondisi baik.
Sarana keselamatan juga dipastikan siap digunakan selama 24 jam.
Dishub tak ingin gangguan teknis dibiarkan berlarut.
Jika ditemukan masalah pada perangkat keselamatan, tim teknis bakal langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan.
‘’Jika ditemukan gangguan kelistrikan atau kerusakan mekanis pada palang pintu, tim teknis langsung bergerak melakukan perbaikan saat itu juga,’’ kata Ferdy. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto