UNESA Bakal Kembangkan Kampus di Magetan, Diusulkan Buka Fakultas Pertanian

Aprilita Sari • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:10 WIB
KAMPUS 5 UNESA: Pengembangan Kampus 5 UNESA di Magetan diusulkan memiliki fakultas pertanian yang selaras dengan potensi daerah. (Radar Magetan)
KAMPUS 5 UNESA: Pengembangan Kampus 5 UNESA di Magetan diusulkan memiliki fakultas pertanian yang selaras dengan potensi daerah. (Radar Magetan)

Jawa Pos Radar Madiun – Dewan Pendidikan Magetan mengusulkan pembukaan fakultas pertanian dalam pengembangan Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) di Magetan.

Program studi yang dibuka dinilai perlu selaras dengan potensi unggulan daerah agar keberadaan kampus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Usulan tersebut muncul di tengah wacana Pemkab Magetan menghibahkan lahan seluas 16 hektare untuk pengembangan Kampus 5 UNESA.

Pengembangan kampus diharapkan tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fisik.

Ketua Dewan Pendidikan Magetan Muries Subiyantoro menilai sektor pertanian memiliki keterkaitan kuat dengan karakteristik dan mata pencaharian masyarakat setempat.

Karena itu, fakultas pertanian dinilai relevan untuk dikembangkan.

‘’Jika UNESA membuka fakultas pertanian, korelasinya dengan karakteristik Magetan sangat kuat. Anak-anak Magetan bisa menimba ilmu sekaligus menerapkan inovasi pertanian secara langsung di daerahnya,’’ ujar Muries, Kamis (13/8).

Menurut dia, keberadaan program studi yang sesuai potensi lokal dapat membuat pengembangan pendidikan tinggi memberikan dampak lebih luas.

Termasuk membuka ruang penerapan inovasi pertanian langsung di Magetan.

Namun, Muries meminta Pemkab Magetan menghitung secara cermat rencana hibah aset seluas 16 hektare tersebut.

Terlebih, lahan yang berada di kawasan perkotaan itu saat ini berstatus sewa.

Produktivitas dan kontribusi lahan terhadap pendapatan daerah perlu dipetakan sebelum keputusan hibah diambil.

Kajian juga harus mempertimbangkan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

‘’Pemkab harus memetakan peruntukan lahan tersebut, apakah sejauh ini produktif memberi kontribusi daerah atau mangkrak. Aspek ekonomi, sosial, dan relevansi jurusan dengan karakter daerah harus dikaji dengan matang,’’ tuntasnya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
Kampus 5 Unesa fakultas pertanian unesa magetan hibah lahan