Jawa Pos Radar Madiun – Ribuan pendaki memilih cara berbeda merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Mereka menyerbu Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Magetan, untuk mengikuti pengibaran Merah Putih di kawasan puncak.
Gelombang pendaki mulai terlihat sejak Sabtu (15/8). Mereka datang dari berbagai daerah dengan tujuan merasakan atmosfer upacara 17 Agustus yang berbeda dari biasanya.
Salah satunya Novita Walilo. Pendaki asal Kabupaten Sukoharjo itu sengaja datang bersama rombongan untuk meninggalkan rutinitas upacara yang umumnya digelar di lapangan sekolah maupun instansi.
’’Kami ingin mengubah suasana. Biasanya upacara di sekolah atau kantor, kali ini kami ingin merasakan upacara 17 Agustus di puncak Lawu sembari memburu lautan awan,’’ ungkap Novita, Senin (17/8).
Petugas Loket Pendakian via Cemoro Sewu Makruf Hasan mengatakan, arus pendaki terus meningkat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Hingga Minggu sore, sekitar 1.200 pendaki tercatat telah masuk melalui jalur Cemoro Sewu. Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah hingga Senin (17/8) dini hari.
’’Hingga Minggu sore tercatat sekitar 1.200 pendaki yang naik via Cemoro Sewu. Estimasi total mencapai 1.500 hingga 2.000 pendaki,’’ terang Makruf.
Kawasan puncak Gunung Lawu di ketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut (mdpl) menjadi salah satu titik favorit pendaki untuk mengikuti prosesi pengibaran Merah Putih.
Selain puncak, konsentrasi pendaki juga diperkirakan berada di kawasan Tlogo Kuning.
Kondisi cuaca relatif mendukung aktivitas pendakian. Kendati suhu udara dingin dan kabut tipis sempat turun pada sore hari, cuaca secara umum terpantau cerah dan kondusif.
Tak hanya di kawasan puncak. Upacara peringatan 17 Agustus juga dijadwalkan berlangsung di halaman pintu masuk jalur pendakian Cemoro Sewu.
’’Selain di puncak, prosesi upacara 17 Agustus juga digelar di halaman pintu masuk pos pendakian Cemoro Sewu bagi pendaki dan warga sekitar,’’ tukas Makruf. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto