Jawa Pos Radar Madiun – Pikap Mitsubishi L300 AE 8917 NJ terjun ke jurang sedalam sekitar 25 meter setelah bertabrakan dengan sepeda motor di Jalan Raya Sarangan–Plaosan, Magetan, Senin (17/8) sekitar pukul 16.00.
Pengemudi pikap mengaku sempat mengantuk sebelum kecelakaan terjadi.
Insiden berlangsung di tikungan atas Telaga Wahyu, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan.
Sebelum masuk jurang, L300 bertabrakan dengan Yamaha Jupiter AE 6772 GL yang melaju dari arah berlawanan.
Pikap dikemudikan Gufron, 22, warga Desa Warutengah, Kecamatan Pangkur, Ngawi.
Sedangkan Yamaha Jupiter dikendarai EP, 15, pelajar asal Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.
Kasat Lantas Polres Magetan AKP Safiq Jundhira Zulkarnen mengatakan, pengendara motor mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
’’Tidak ada korban meninggal dunia,’’ ujarnya.
Baca Juga: Mobil Melawan Arah di Jalan Tol M9, Berakhir Ada Korban
Kecelakaan bermula ketika pikap yang membawa enam orang melaju dari arah Sarangan menuju Plaosan.
Selain pengemudi, seorang penumpang berada di kabin depan dan empat lainnya di bak belakang.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi mengaku mengantuk. Pikap kemudian bergerak ke kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Yamaha Jupiter yang dikendarai EP. Tabrakan pun tak terhindarkan.
Seusai benturan, pikap terus bergerak ke sisi jalan hingga terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar 25 meter. Sedangkan sepeda motor berhenti di sekitar badan jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan Ipda Affan Farros menegaskan, keterangan pengemudi mengenai kondisi mengantuk masih didalami. Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan.
’’Berdasarkan keterangan awal, pengemudi menerangkan mengalami kondisi mengantuk sebelum kendaraan bergerak ke arah kanan dan terjadi benturan dengan sepeda motor dari arah berlawanan,’’ jelasnya.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan, serta meminta keterangan pengemudi dan sejumlah saksi.
’’Faktor penyebab kecelakaan masih kami dalami berdasarkan hasil olah TKP, keterangan para pihak dan saksi, serta alat bukti yang ada,’’ imbuh Affan.
Hingga Senin malam, proses evakuasi pikap masih berlangsung. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Magetan bersama relawan diterjunkan untuk menjangkau titik kendaraan di dasar jurang.
Setelah berhasil dijangkau, pikap selanjutnya ditarik ke atas menggunakan kendaraan derek.
Polisi mengingatkan pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalur Sarangan–Plaosan.
Kontur jalan berkelok dan menurun membutuhkan konsentrasi tinggi saat berkendara.
’’Apabila merasa mengantuk, jangan memaksakan diri untuk terus berkendara. Beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,’’ pungkas Safiq. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto