Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman longsor mengintai fasilitas pendidikan di Kecamatan Poncol, Magetan.
Pondasi utama bangunan MTs MMA di Desa Gonggang ambrol sepanjang sekitar 20 meter, Kamis (20/8).
Longsoran berada di tebing dengan ketinggian mencapai delapan meter.
BPBD Magetan langsung memasang barikade dan rambu batas aman untuk mencegah siswa maupun warga mendekati area berbahaya.
Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat terhadap kondisi bangunan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal BPBD Magetan, ambrolnya pondasi diduga berkaitan dengan kekuatan konstruksi yang tidak mampu menahan beban bangunan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian lantaran proses renovasi sekolah masih berlangsung.
’’Hasil pantauan di lapangan menunjukkan longsor dipicu oleh konstruksi pondasi yang tidak cukup kuat menahan beban bangunan di atasnya, terlebih saat ini proses renovasi sekolah masih berlangsung,’’ ujar Eka, Kamis (20/8).
BPBD Magetan memasang barikade dan rambu batas jarak aman untuk mengantisipasi risiko longsor susulan.
Sterilisasi dilakukan agar siswa, tenaga pengajar, maupun masyarakat tidak beraktivitas di sekitar area yang dinilai rawan.
Sementara itu, pembersihan material longsor dan pembenahan struktur pondasi akan ditangani secara mandiri oleh pihak sekolah bersama masyarakat melalui gotong royong.
BPBD meminta aktivitas di sekitar titik longsor tetap memperhatikan faktor keselamatan sampai kondisi dinyatakan aman.
’’Kami mengimbau pihak sekolah dan masyarakat sekitar untuk selalu waspada,’’ pesan Eka. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto