Talud Telaga Sarangan Longsor 70 Meter Belum Diperbaiki, Tunggu Anggaran Pusat

Aprilita Sari • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 14:33 WIB
TUNGGU ANGGARAN PUSAT: Akses jalan di sisi selatan Telaga Sarangan yang terdampak longsornya talud sepanjang 70 meter masih dipasangi pengaman. Aji Putra/Radar Magetan
TUNGGU ANGGARAN PUSAT: Akses jalan di sisi selatan Telaga Sarangan yang terdampak longsornya talud sepanjang 70 meter masih dipasangi pengaman. Aji Putra/Radar Magetan

Jawa Pos Radar Madiun – Talud di sisi selatan Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Magetan, yang longsor sepanjang 70 meter belum bisa diperbaiki dalam waktu dekat. Pemkab Magetan masih menunggu kepastian anggaran pemerintah pusat melalui skema P-APBN 2026.

Kerusakan talud Telaga Sarangan tersebut terjadi sejak Sabtu (17/1). Talud penahan jalan ambrol sepanjang 70 meter dengan kedalaman sekitar tujuh meter dan menggerus sebagian akses jalan yang mengelilingi kawasan wisata tersebut.

Kepala DPUPR Magetan Muhtar Wakid mengatakan, koordinasi terkait penanganan telah dilakukan secara intensif dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Namun, kepastian nilai anggaran untuk perbaikan masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

’’Saat sosialisasi di Magetan, Kepala BBWS menyampaikan bahwa alokasi anggaran penanganan talud Sarangan masih diproses dalam usulan P-APBN. Nominal yang bakal disetujui masih menunggu ketetapan pusat,’’ kata Muhtar, Senin (1/9).

Meski talud ambrol, akses jalan di sisi selatan Telaga Sarangan belum ditutup total. Jalan tersebut masih dibuka secara terbatas karena dinilai aman untuk dilalui kendaraan ringan.

Selain kepastian anggaran, pelaksanaan perbaikan juga bergantung pada kondisi debit air Telaga Sarangan. Pekerjaan konstruksi dinilai lebih ideal dilakukan ketika volume air telaga mulai menyusut.

DPUPR Magetan memperkirakan kondisi tersebut terjadi pada September hingga Oktober. Pemkab berharap anggaran pusat sudah tersedia ketika air surut sehingga pekerjaan dapat segera dilaksanakan.

’’Pengerjaan perbaikan konstruksi baru ideal dilakukan saat volume air Telaga Sarangan mulai menyusut, yang diprediksi terjadi pada September hingga Oktober. Harapan kami saat air surut, anggaran dari pusat sudah cair sehingga perbaikan bisa langsung dieksekusi,’’ jelas Muhtar. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
talud Telaga Sarangan P-APBN 2026 DPUPR Magetan Pemkab Magetan telaga sarangan