Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan haji 2027 di Magetan mulai bergulir. Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Magetan mulai mematangkan administrasi calon jemaah haji (CJH), diawali dengan pengurusan paspor.
Sebanyak 480 calon jemaah haji estimasi keberangkatan 2027 tercatat mengajukan pembuatan paspor. Dari jumlah tersebut, 180 jemaah telah terlayani pada gelombang pertama.
Pelayanan tahap awal berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (31/8) hingga Rabu (2/9). Kemenhaj Magetan menyediakan kuota sebanyak 60 jemaah per hari.
’’Persiapan utama administrasi adalah paspor. Pada tahap satu ini, pelayanan dibuka langsung di kantor kami selama tiga hari dengan kuota 60 jemaah per hari, sehingga total 180 jemaah sudah terlayani,’’ ujar Kepala Kemenhaj Magetan Ida Dwi Martini, Kamis (3/9).
Ida mengatakan, setiap calon jemaah haji wajib hadir secara langsung dalam proses pengurusan paspor. Kehadiran diperlukan untuk menjalani pengambilan foto dan biometrik.
Selain itu, seluruh dokumen yang menjadi persyaratan harus dipastikan sinkron. Kesesuaian data menjadi bagian penting dalam proses administrasi keberangkatan jemaah.
Setelah 180 orang terlayani pada tahap pertama, masih terdapat 300 calon jemaah yang menunggu giliran. Jadwal pelayanan tahap berikutnya masih menunggu penetapan dari pihak imigrasi.
’’Total 480 ada jemaah yang mengajukan pembuatan paspor. Sebanyak 300 jemaah sisanya saat ini tinggal menunggu penetapan jadwal pelayanan tahap berikutnya dari pihak imigrasi,’’ sebutnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto