Empat Kebakaran Terjadi Sehari di Magetan, Tiga Lahan Bambu dan Satu Rumah

Aprilita Sari • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 10:47 WIB
ASESMEN KEBAKARAN: Petugas kepolisian bersama Damkar Magetan melakukan pendataan di lokasi kebakaran rumah di Desa Rejomulyo, Kecamatan Panekan.
ASESMEN KEBAKARAN: Petugas kepolisian bersama Damkar Magetan melakukan pendataan di lokasi kebakaran rumah di Desa Rejomulyo, Kecamatan Panekan.

Jawa Pos Radar Madiun – Empat kebakaran terjadi di Kabupaten Magetan hanya dalam sehari, Kamis (3/9). Tiga kejadian melanda lahan bambu, sedangkan satu lainnya menimpa rumah warga di Kecamatan Panekan.

Kasi Pemadaman Damkar Magetan Sofyan Dwi Erwanto mengatakan, kebakaran pertama terjadi di lahan bambu milik Sardi di Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro. Laporan diterima petugas sekitar pukul 10.41.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dijinakkan tanpa menimbulkan korban maupun kerugian material.

Kebakaran lahan bambu tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran lahan. Belum lama berselang, kejadian serupa kembali dilaporkan di Desa Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan.

Kali ini, lahan bambu milik Parno terbakar. Laporan masuk sekitar pukul 12.48 dan ditindaklanjuti Damkar Magetan dengan menerjunkan dua unit mobil pemadam untuk proses pemadaman hingga pendinginan.

Kebakaran ketiga terjadi sore hari di lahan bambu milik Miran di Desa Ringinagung, Kecamatan Magetan. Petugas menerima laporan sekitar pukul 15.04 dan mengerahkan tiga unit mobil pemadam.

Seperti dua kejadian sebelumnya, kebakaran lahan bambu tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran. Tidak ada korban maupun kerugian material yang dilaporkan.

Pada hari yang sama, kebakaran rumah di Magetan juga terjadi di Desa Rejomulyo, Kecamatan Panekan. Rumah milik Sarmi terbakar dan insiden tersebut diduga dipicu ledakan elpiji.

Namun, api telah lebih dahulu berhasil dipadamkan warga secara gotong royong sebelum petugas tiba. Damkar kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan situasi benar-benar aman.

’’Saat petugas Damkar tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat secara gotong royong. Petugas kemudian melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi di lokasi aman,’’ kata Sofyan.

Tidak ada korban dalam kebakaran rumah tersebut. Rentetan empat kebakaran dalam sehari itu membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan pembakaran di tengah kondisi lingkungan yang kering.

’’Pembakaran yang tidak diawasi dapat dengan mudah merambat ke area lain, terlebih pada material seperti bambu yang mudah terbakar,’’ pungkasnya. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
kebakaran di Magetan kebakaran lahan bambu kebakaran rumah di Magetan Damkar Magetan