Jawa Pos Radar Madiun - Graha Literasi Kabupaten Magetan di kawasan Plaosan bersiap menjadi pusat perhatian masyarakat pada Kamis (10/9) hari ini.
Lokasi tersebut ditunjuk menjadi tuan rumah perhelatan akbar bertajuk Festival Literasi dan Hari Kunjung Perpustakaan Kabupaten Magetan Tahun 2026.
Satu sajian yang paling dinanti dalam rangkaian acara hari ini adalah pementasan inovasi seni kontemporer bernama Wayang Ebes.
Inovasi unik karya siswa-siswi SMPN 1 Magetan tersebut menjanjikan pertunjukan segar yang memadukan seni wayang, kampanye pelestarian lingkungan, dan iringan musik band.
Rangkaian pementasan Wayang Ebes ini dijadwalkan akan berlangsung nanti siang, tepatnya mulai pukul 14.10 hingga 14.30 WIB di panggung utama.
Mengubah Barang Bekas Menjadi Karya Seni
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan terus mendorong agar Graha Literasi menjadi wadah kreativitas sekaligus penguatan budaya daerah.
Melalui ajang ini, literasi tidak hanya dimaknai sebatas kegiatan membaca buku di ruangan sunyi.
Literasi juga mencakup kemampuan membaca potensi lingkungan sekitar, merawat budaya, dan menghidupkan kreativitas sosial.
Wayang Ebes menjadi contoh konkret bagaimana para generasi muda mampu mengolah barang-barang bekas yang tak terpakai menjadi wujud figur wayang.
Gagasan sederhana tersebut berhasil disulap menjadi karya seni panggung yang bernilai tinggi dan sarat akan pesan edukasi.
Baca Juga: Avhath Kejutkan Skena Musik lewat Single Amassed, Gerbang Menuju Album Penuh Perdana
Jadwal Acara dari Siang hingga Malam
Berdasarkan susunan acara resmi panitia, rangkaian perhelatan Festival Literasi Magetan dipastikan berlangsung padat mulai nanti siang hingga malam hari.
Agenda diawali pada pukul 12.30 WIB dengan sesi registrasi peserta, ramah tamah, dan ishoma untuk para tamu VVIP.
Sebagai hiburan praacara, para tamu undangan akan disuguhi alunan musik karawitan dari siswa SMPN 1 Magetan.
Bupati Magetan bersama jajaran tamu VVIP juga dijadwalkan hadir langsung untuk meninjau area bazar serta stan pameran literasi.
Suasana acara akan dibuka secara resmi pada pukul 13.00 WIB dengan tarian penyambutan "JerMageti", menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama.
Berikut adalah gambaran ringkas jadwal kegiatan yang akan berlangsung pada hari ini:
-
12.30 WIB: Registrasi peserta, ramah tamah VVIP, dan pementasan karawitan pembuka.
-
13.00 WIB: Pembukaan resmi, Tari JerMageti, dan penampilan juara Lomba Bertutur tingkat kabupaten dari MIN 16 Magetan.
-
14.10 – 14.30 WIB: Pementasan Wayang Ebes oleh siswa SMPN 1 Magetan.
-
14.30 WIB: Sambutan Sekretaris Utama Perpusnas dan penyerahan apresiasi penghargaan lomba.
-
15.00 WIB: Sambutan Bupati Magetan sekaligus prosesi pemukulan gong tanda peresmian.
-
15.30 WIB: Rapat koordinasi (Rakor) Kepala Dinas Arpus se-Jawa Timur pasca salat Asar.
-
19.00 – 21.00 WIB: Pagelaran wayang kulit tradisional sebagai hiburan rakyat nanti malam.
Rakor Arpus se-Jatim dan Wayang Kulit Tradisional
Setelah jeda salat Asar, agenda berlanjut dengan Rapat Koordinasi (Rakor) lintas daerah.
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Sestama Perpusnas dengan melibatkan unsur Perpustakaan Provinsi Jawa Timur beserta para kepala dinas kabupaten/kota.
Tak berhenti di situ, kemeriahan festival literasi akan terus berlanjut hingga malam hari untuk menghibur masyarakat luas.
Mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB nanti malam, pengunjung Graha Literasi Plaosan akan kembali disuguhkan pertunjukan pagelaran wayang kulit tradisional.
Festival Literasi Kabupaten Magetan tahun ini diharapkan sukses menjadi ruang perjumpaan yang utuh antara budaya membaca, seni tradisi, pendidikan, dan aksi nyata generasi muda. (*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta