DPRD Puji Gebrakan Cerdas Festival Literasi Magetan 2026, Meriah di Tengah Efisiensi Anggaran

Aprilita Sari • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 07:41 WIB
Festival Literasi Magetan 2026 sukses digelar meriah di tengah efisiensi APBD. Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah memberi apresiasi.
Festival Literasi Magetan 2026 sukses digelar meriah di tengah efisiensi APBD. Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah memberi apresiasi.

Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah bayang-bayang kebijakan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), geliat dunia literasi di Kabupaten Magetan sama sekali tidak lantas layu.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan baru saja sukses membuktikan bahwa keterbatasan dana bukanlah halangan untuk terus berinovasi.

Instansi ini berhasil menyelenggarakan perhelatan akbar Festival Literasi Magetan 2026 dengan sangat meriah dan mengundang antusiasme tinggi dari masyarakat luas.

Kesuksesan acara yang dipusatkan di Graha Pusat Literasi Plaosan ini langsung menuai sorotan positif dari kalangan legislatif daerah.

Ketua DPRD Magetan, Riyin Nur Asiyah, secara terbuka melontarkan apresiasi tertingginya atas kreativitas jajaran pimpinan dan staf Dinas Arpus.

Siasat Cerdas Tarik Dana Pusat

Riyin mengaku sangat kagum melihat jalannya pameran yang mampu memadukan unsur edukasi, seni, dan kekayaan sejarah daerah secara harmonis.

Padahal, ia sangat menyadari bahwa kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini sedang mengalami penyesuaian yang berimbas pada pembatasan anggaran OPD.

Kunci kesuksesan tersebut rupanya terletak pada kejelian Dinas Arpus dalam mencari celah pendanaan alternatif dari pemerintah pusat.

“Informasi yang saya terima, pendanaannya bersumber dari DAK. Kita memahami saat ini pemerintah daerah sedang melakukan efisiensi anggaran, sehingga APBD tidak bisa mendanai secara penuh,” ujar Riyin saat meninjau lokasi acara, Kamis (10/9).

Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini dinilai sebagai manuver cerdas yang menyelamatkan keberlangsungan program peningkatan minat baca di lereng Gunung Lawu.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Arpus yang responsif mengeksekusi kegiatan luar biasa ini. Semoga literasi di Magetan makin kuat,” imbuhnya.

Baca Juga: Era Keemasan China Runtuh? Nova Widianto Siapkan Kejutan Ganda Campuran di Asian Games 2026

Wadah Eksplorasi Karya dan Sejarah Lokal

Lebih lanjut, pimpinan wakil rakyat ini memandang bahwa Festival Literasi Magetan bukan sekadar ajang pameran buku konvensional.

Perhelatan ini sukses bertransformasi menjadi wadah ekspresi positif yang memfasilitasi bakat-bakat terpendam dari para pelajar lokal.

Beragam karya kreativitas inovatif buatan siswa tampak dipajang rapi, bersanding dengan stan-stan informasi yang mengupas tuntas narasi sejarah Magetan.

Menurut Riyin, kombinasi atraktif ini menjelma menjadi media pembelajaran ruang publik yang sangat interaktif bagi pembentukan karakter generasi muda.

“Banyak hal positif yang ditunjukkan, mulai dari kreativitas para siswa hingga literasi sejarah yang diangkat. Pesan saya untuk generasi muda, teruslah berkarya dan jangan pernah melupakan sejarah,” tambahnya.

Kawal Ketat Perawatan Sarana Literasi

Meski festival literasi tahun ini berjalan dengan sukses besar, DPRD Magetan tidak ingin menutup mata terhadap tantangan sarana di masa depan.

Riyin turut menyoroti isu krusial mengenai jaminan keberlanjutan pemeliharaan fasilitas fisik di gedung Graha Pusat Literasi Plaosan tersebut.

Ia tidak menampik bahwa kebijakan pengetatan anggaran daerah secara langsung dapat mengancam kualitas perawatan sarana dan prasarana publik.

Menghadapi potensi masalah ini, pihak legislatif berjanji tidak akan tinggal diam dan siap mengawal ketersediaan alokasi dana pendukung.

Langkah ini dianggap sangat penting guna menjamin gedung literasi tersebut tidak mangkrak dan terus memberikan manfaat edukasi jangka panjang.

“Pengelola dinas sudah berupaya maksimal dalam perawatan gedung. DPRD terus memberikan dorongan serta merumuskan solusi terbaik agar fasilitas ini optimal menjadi wadah berkarya bagi masyarakat,” pungkasnya. (ser)

Editor : Mizan Ahsani
festival literasi DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah