Titik Api Baru Muncul di Lereng Gunung Lawu Magetan, Sempat Membakar Petak 66 Sidorejo

Aprilita Sari • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB
WASPADA TITIK BARU: Petugas menunjukkan pergerakan karhutla di lereng Gunung Lawu, Rabu (16/9). Aji Putra/Radar Magetan
WASPADA TITIK BARU: Petugas menunjukkan pergerakan karhutla di lereng Gunung Lawu, Rabu (16/9). Aji Putra/Radar Magetan

Jawa Pos Radar Magetan – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Lawu belum sepenuhnya tuntas.

Setelah titik api di RPH Bedagung petak 50A-1 dinyatakan bersih, titik api baru sempat muncul di petak 66, Kecamatan Sidorejo, Rabu (16/9).

Titik api tersebut terpantau sekitar pukul 12.00. Setelah dilakukan penanganan, api dipastikan padam pada pukul 14.40.

Sementara itu, kondisi karhutla di petak 50 wilayah Magetan dinyatakan aman setelah melalui proses pemadaman panjang.

Wakil Administratur KPH Lawu Ds Hermawan mengatakan, petugas gabungan telah melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersembunyi di kawasan tersebut.

‘’Sudah disurvei, titik sekitar petak 50 clean, kondisi asap juga sudah nihil,’’ kata Hermawan.

Meski petak 50 dinyatakan bersih, petugas tetap bersiaga menyusul kemunculan titik api baru di Sidorejo.

Sekat bakar juga telah dibuat sebagai upaya mencegah api meluas ke kawasan lainnya.

Hermawan menjelaskan, status kawasan yang terdampak karhutla Gunung Lawu berbeda antara wilayah Magetan dan Ngawi.

Area yang terbakar di Magetan sejauh ini merupakan kawasan hutan produksi berupa hutan pinus.

Sementara di wilayah Ngawi, titik api telah memasuki kawasan hutan lindung.

‘’Untuk wilayah Magetan, area yang terbakar sejauh ini merupakan kawasan hutan produksi hutan pinus. Sedangkan di Ngawi, titik api telah memasuki kawasan hutan lindung,’’ terangnya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
karhutla Gunung Lawu titik api Gunung Lawu Sidorejo Magetan KPH Lawu