Jawa Pos Radar Magetan – Kobaran api kembali muncul di kawasan hutan lereng Gunung Lawu wilayah Magetan, Rabu (16/9).
Kali ini, kebakaran melanda hutan pinus Perhutani RPH Bedagung Petak 66 di Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo.
Petugas gabungan langsung diterjunkan untuk mencegah api merambat ke kawasan hutan lainnya.
Setelah berjibaku melakukan pemadaman, titik api di Petak 66 akhirnya terpantau padam pukul 14.40.
Kapolsubsektor Sidorejo Ipda Bakoh Agus Purwoko mengatakan, personel Polsubsektor Sidorejo bersama Posramil, Perhutani, BPBD, dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan kebakaran.
‘’Pemadaman dilakukan dengan metode gepyok, sekaligus dilakukan pemantauan terhadap titik api agar tidak merambat ke area hutan lainnya,’’ terang Bakoh.
Proses penanganan dilakukan secara bahu-membahu dengan mempertimbangkan kondisi medan dan arah pergerakan api.
Banyaknya vegetasi kering di kawasan hutan pinus membuat petugas harus bergerak cepat sekaligus tetap menjaga keselamatan selama pemadaman.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 14.40, api di Petak 66 dipastikan telah padam.
Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun sisa bara.
Bakoh menyebut keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla Gunung Lawu.
Sinergi petugas dan warga membantu mempercepat pengendalian kebakaran sebelum meluas.
‘’Penanganan karhutla ini membutuhkan sinergi semua pihak. Kami mengapresiasi keterlibatan TNI, Perhutani, BPBD dan masyarakat yang bersama-sama turun ke lokasi,’’ paparnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto