Jawa Pos Radar Magetan – Kekosongan jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di lingkungan Pemkab Magetan belum juga teratasi. Hingga kini, sepuluh kursi eselon II belum memiliki pejabat definitif. Delapan jabatan sementara diisi pelaksana tugas (Plt), sedangkan dua lainnya masih kosong.
Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan Welly Kristanto mengatakan, proses pengisian jabatan tersebut tengah berjalan. Pihaknya berharap seluruh tahapan segera rampung agar roda pemerintahan dapat berjalan optimal.
’’Ini sedang diproses. Terkait ini saya harap bisa secepatnya selesai,’’ ujar Welly.
Menurut dia, pengisian sepuluh jabatan eselon II tersebut bakal menggunakan mekanisme manajemen talenta. Pemkab Magetan telah mengantongi rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai dasar pelaksanaan proses tersebut.
Melalui mekanisme itu, pengisian jabatan dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi dan potensi aparatur sipil negara (ASN) sesuai kebutuhan organisasi.
Berdasarkan data yang dihimpun, delapan dari sepuluh jabatan yang belum memiliki pejabat definitif sementara dijalankan oleh Plt. Penunjukan tersebut dilakukan agar pelaksanaan tugas dan pelayanan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) tetap berjalan.
Sementara itu, dua jabatan lainnya masih belum terisi. Pemkab berupaya mempercepat proses pengisian seluruh jabatan tersebut dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
Welly berharap mekanisme manajemen talenta dapat segera dituntaskan sehingga sepuluh jabatan eselon II tersebut memiliki pejabat definitif.
’’Yang penting prosesnya berjalan sesuai ketentuan, mudah-mudahan tidak lama dan bisa segera selesai,’’ jelasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto