Jawa Pos Radar Madiun – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu di lingkungan Pemkab Magetan mendapat kepastian soal gaji tahun depan.
Pemkab memastikan anggaran untuk 3.661 PPPK penuh waktu aman hingga 2027.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan Masruri mengatakan, jumlah PPPK penuh waktu di Magetan saat ini mencapai sekitar 3.661 orang.
Tenaga pendidik mendominasi komposisi tersebut. Dari jumlah keseluruhan PPPK penuh waktu, sebanyak 2.300 orang merupakan tenaga guru.
’’PPPK penuh waktu kita sampai saat ini tercatat ada sekitar 3.661 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.300 pegawai di antaranya merupakan tenaga guru,’’ ungkap Masruri, Selasa (6/10).
Kepastian mengenai ketersediaan anggaran diperoleh setelah dilakukan koordinasi lintas perangkat daerah.
BKPSDM telah berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan terkait kebutuhan tersebut.
’’Sesuai hasil koordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan, anggaran untuk PPPK penuh waktu aman sampai 2027,’’ jelasnya.
Dengan demikian, pembayaran gaji ribuan PPPK penuh waktu tersebut dipastikan tetap mendapat alokasi anggaran pada tahun depan.
Selain persoalan anggaran, Pemkab Magetan juga bakal membahas kelanjutan kontrak PPPK penuh waktu.
Terutama tenaga guru yang jumlahnya mencapai lebih dari separuh total PPPK penuh waktu di daerah tersebut.
BKPSDM berencana berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan untuk merumuskan skema perpanjangan kontrak.
’’Terkait perpanjangan kontrak selanjutnya akan diformulasikan khusus dengan dindikpora,’’ pungkas Masruri. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto